Disperindag Depok Himbau Toko Gas Awasi Penjualan Gas Bersubsidi

Disperindag Depok Himbau Toko Gas Awasi Penjualan Gas Bersubsidi

HarianDepok.com – Berita , Penyalahgunaan gas bersubsidi yang pada beberapa waktu lalu sempat terjadi di wilayah kota Depok dengan mengoplos tabung gas tiga kilogram ke ukuran tabung gas ukuran 12 kilogram pada waktu itu, membuat Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dan petugas kepolisian bertindak tegas dengan membekuk pemilik usaha tersebut dan mengamankan juga sejumlah alat yang diduga digunakan untuk melakukan pengoplosan.

Selain merugikan masyarakat, pengoplosan tersebut juga sudah menyalahi aturan penggunaan barang bersubsidi dimana yang seharusnya digunakan untuk kepentingan masyarakat miskin dan golongan rendah sehingga dapat menekan angka kemiskinan yang sampai saat ini masih terlihat.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperindag) Kota Depok, Martinho Vaz dalam menanggapi permasalahan tersebut menghimbau kepada seluruh pedagang energi berupa gas, untuk turut membantu mengamati peredaran dan pendistribusian gas 3 kilogram bersubsidi yang kerap dimanfaatkan oleh sejumlah oknum untuk meraup keuntungan diatas kepentingan umum.

“Gas bersubsidi 3 kilogram ini hanya diperuntukkan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan energi di rumahnya serta diperuntukkan bagi usaha kecil. Untuk itu penggunaan tabung gas ukuran 3 kilogram pada restoran, hotel dan industri yang berkapasitas besar sangatlah dilarang,” tegasnya di Depok beberapa waktu lalu.

Maka daripada itu, dirinya mengajak seluruh pedagang untuk ikut berperan aktif dalam pengawasan penggunaan gas bersubsidi tersebut, sehingga dapat terdeteksi langsung apabila ada penyalahgunaan energi yang biasanya digunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk dikomersilkan.

Selain daripada itu, dirinya juga meminta para penyalur tabung gas bersubsidi untuk tetap mengawasi para konsumen yang membeli dengan kapasitas melebihi penggunaan normal. Ini dapat diindikasikan menjadi modus untuk digunakan dan dimanfaatkan tidak dengan kapasitasnya.

“Untuk ukuran normal kebutuhan gas pada rumah tangga ataupun untuk usaha mikro, hanyalah berkebutuhan satu tabung saja tidak lebih. Dan jikalau ada yang membeli dengan jumlah yang berlebihan harus diwaspadai dan diberikan pengawasan agar dapat teridentifikasi maksud dan penggunaannya,” katanya.

Untuk menjaga dan mengawasi penggunaan gas bersubsidi di wilayah kota Depok, Martin akan menggandeng sejumlah instansi terkait, mulai dari pihak Kepolisian sampai dengan pihak Pertamina untuk bekerjasama menindak tegas para pelaku yang kedapatan menggunakan gas bersubsidi bukan pada tempatny sehingga gas bersubsidi dapat tersalurkan dengan baik.

Selain itu, Martin pun juga mengatakan bahwa pihaknya mengusulkan agar toko yang menjual gas bersubsidi dalam jumlah besar agar dijadikan pangkalan gas. Hal ini dimaksudkan agar pendistribusiannya dapat terpantau dengan baik. Selain untuk menertibkan toko dalam administrasinya, hal tersebut juga dapat menekan harga jual kepada konsumen yang selama ini sangat bervariasi.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)