Warga Indonesia Khawatir Rupiah Tembus 15.000 per USD

Warga Indonesia Khawatir Rupiah Tembus 15.000 per USD

HarianDepok.com – Bisnis , Saat ini nilai tukar Rupiah semakin terpuruk terhadap Dolar Amerika Serikat. Dalam perdagangan pada pecan kemarin, Rupiah sempat menyentuh level terendah yakni Rp 14.711 per USD. Pemerintah beralasan bahwa perlambatan ekonomi global menjadi salah satu penyebab utama terpuruknya Rupiah. Bukan hanya itu, anjloknya Rupiah juga disebabkan oleh kebijakan pemerintah China yang sengaja melakukan devaluasi terhadap mata uang Yuan.

Sehingga hal ini membuat semua mata uang di dunia bergerak negatif terutama di wilayah Asia Tenggara. Malaysia menjadi negara dengan pelemahan terparah mencapai hingga 21 persen. Sedangkan Indonesia baru mencapai 12,9 persen sampai Agustus 2015 lalu. Walau demikian, pemerintah tetap mengklaim bahwa ekonomi Indonesia akan tetap stabil. Bahkan, Bank Indonesia (BI) sempat melakukan stress test terhadap pelemahan mata uang Rupiah. Dari tes tersebut, BI menyimpulkan bahwa Indonesia masih stabil meskipun nilai tukar mencapai Rp 15.000 per Dolar AS.

Seperti yang dikatakan Gubernur BI Agus Martowardojo, “Mohon tetap tenang, kita harap ekonomi kita mengarah ke yang lebih baik dan perlu waspada, karena tiga tahun terakhir penuh ketidakpastian. BI akan selalu ada di pasar jaga stabilitas dan respons dalam bentuk bauran kebijakan makroprudential agar penyaluran kredit lebih lancar,” tuturnya. Pemerintah, Bank Sentral serta pengusaha sudah mulai serius untuk menanggapi pelemahan Rupiah.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: