Menlu AS: Indonesia Adalah ‘Power House’ Toleransi dan Pluralisme

Menlu AS: Indonesia Adalah 'Power House' Toleransi dan Pluralisme

HarianDepok.com – Berita – Internasional , Saat menyambangi Amerika Serikat (AS), Menteri Luar Negeri (Menlu) Retno Marsudi menggelar pertemuan resmi dengan Menlu AS, John Kerry. Selain meyampaikan rencana kedatangan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke Washington DC, rumor terkait berkembangnya radikalisme di dunia juga ikut dibahas. Dalam pertemuan tersebut, kedua Menlu sepakat untuk meningkatkan pembahasan kerja sama untuk mempromosikan toleransi dan moderasi dalam menyikapi berbagai tantangan fenomena radikalisme global.

Menlu Retno secara khusus mengangkat pentingnya memanfaatkan Masjid Indonesia di Washington DC. Bahkan Retno mengklaim bahwa masjid tersebut bisa dijadikan sebagai pusat penyebaran pluralisme. Mengamini pernyataan Retno, Menlu Kerry menyebut bahwa Indonesia adalah power house toleransi dan pluralisme.

“Sebagai negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia, Indonesia mempunyai peran penting dalam mengatasi berbagai ancaman radikalisme dan ektrimisme di dunia saat ini,” ujar Menlu Kerry, di Washington DC, Selasa (21/09/2015). Bukan hanya melakukan pertemuan bilateral, di AS Menlu RI juga menyampaikan key note speech pada forum USINDO (US-Indonesia Society). Pada pidatonya, Retno memaparkan tentang sejumlah program prioritas Pemerintahan Jokowi yang bisa dikerjasamakan dengan Amerika Serikat.

AS adalah mitra dagang terbesar keempat bagi Indonesia dengan total perdagangan tahun 2014 mencapai hingga US$ 7,7 miliar. Pada bidang investasi, AS menduduki peringkat keenam di Indonesia dengan nilai investasi sebesar US$ 1,3 miliar. Sementara jumlah kunjungan wisatawan AS ke Indonesia mencapai hingga 234.117 orang di tahun-tahun yang sama.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok