Gubernur Bali Angkat Bicara Terkait Foto Pernikahan Sejenis Yang Beredar di Medsos

Gubernur Bali Angkat Bicara Terkait Foto Pernikahan Sejenis Yang Beredar di Medsos

HarianDepok.com – Berita – Bali , Gubernur Bali akhirnya angkat bicara menanggapi beredarnya beberapa foto prosesi ritual pernikahan sejenis yang tersebar di media sosial Facebook. Menurut Gubernur Bali, Made Mangku Pastika menyebut bahwa dalam agama Hindu prosesi ritual tidak boleh diperdagangkan oleh pihak penyelenggara kegiatan (event organizer). Statement ini pun disampaikan sebagai tanggapan atas ramainya predaran foto dua orang pria yang diduga sedang melangsungkan pernikahan sejenis di media sosial.

Diduga lokasi pernikahan sejenis tersebut berlangsung di hotel yang berkawan di Ubud, Gianyar, Bali. Hasil penyelidikan polisi mengungapkan jika ritual yang dilakukan oleh pasangan sejenis di Bali itu ternyata bukanlah prosesi pernikahan. Melainkan mereka tengah melakukan penglukatan (penyucian), yang difasilitasi pihak hotel dan event organizer. Meskipun bukan proses pernikahan, Pastika mengatakan dengan hadirnya seorang pemuka Hindu pada acara tersebut merupakan sebuah bentuk penyimpangan.

Pernyataan ini disampaikan pada orasi di acara Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS). Para tokoh masyarakat seharusnya memberi pencerahan kepada pemuka agama serta tokoh masyarakat yang ada di desa-desa. Agar mereka paham bahwa dalam agama Hindu tidak semua prosesi boleh untuk dilakukan siapa saja, apalagi dijual. Polda Bali, Polres Gianyar, Pemerintah Kabupaten Gianyar, Majelis Utama Desa Pakraman serta pihak terkait

sudah melakukan penyelidikan dan pembahasan bersama mengenai kasus pernikahan sejenis di Bali ini. Penyelidikan kasus ini pun mengalami kesulitan, pasalnya pasangan di Foto tersebut, Tiko Mulya dan Joe Tully sudah tidak berada di Bali. Mereka berdua membooking hotel sejak Desember 2014 lalu. Hingga kini, pihak hotel hanya mampu memberikan klarifikasi bahwa ritual di foto tersebut merupakan pembersihan diri saja.

Jero Gede Suwena Putus Upadhesa selaku Ketua MUDP mengungkapkan bahwa dirinya telah membentuk tim khusus untuk menyelediki kebenaran dari foto pernikahan sejenis tersebut. Ia juga menyebut bahwa pernikahan sejenis dianggap sebagai cuntaka atau kejadian yang menimbukan kekotoran spiritual. Walau pun bukan upacara perkawinan, maka kehadiran rohaniwan dan symbol Hindi dianggap menjadi suatu penodaan atas symbol agama.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok