Idris Abdul Shomad, Cawalkot Depok Masih Berstatus Wakil Walikota Depok

Idris Optimis Jadi Walikota Meski Harus Pakai Jalur Indipendent

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Sebagai Calon Walikota (Cawalkot) yang telah ditetapkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok dan akan bertarung di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok yang serentak akan dilaksanakan oleh sejumlah kota lainnya pada 09 Desember 2015 mendatang, Idris Abdul Shomad yang berpasangan dengan Ketua DPC Partai Gerindra, Pradi Supriatna saat ini mengaku sudah dua bulan lamanya Idris tidak mendapatkan upah sebagai dosen di UIN Syarif Hidayatullah.

Hal ini dikemukakannya pada saat Idris menjawab sejumlah pertanyaan yang dilontarkan media kepada dirinya mengenai statusnya sebagai Pegawai Negeri Sipil pada saat dirinya dicalonkan sebagai Cawalkot Depok yang akan maju di Pilkada 2015 mendatang.

“Sebetulnya, sudah cukup lama saya mengajukan pengunduran diri. Di rekening saya pun sudah dua bulan terakhir tidak ada penambahan,” ungkapnya pada saat mensosialisasikan dirinya untuk maju kembali di Pilkada di Gedung Sekarpeni, Pancoran Mas, Senin (14/09/2015).

Diketahui bahwa Idris Abdul Shomad saat ini dicalonkan kembali untuk maju bersama Pradi Supriatna dari partai Gerindra untuk menduduki kursi orang nomor satu dan dua periode 2016 – 2021. Menurut aturan yang telah ditetapkan bahwa setiap pejabat negara yang mencalonkan dirinya wajib untuk mengundurkan diri dan melepaskan jabatannya.

Beda halnya dengan Idris yang sampai saat ini masih menjabat sebagai Wakil Walikota Depok dan menjalankan tugasnya seperti biasa meski sudah ditetapkan sebagai Cawalkot. Hal ini diakuinya, namun untuk menjalankan serangkaian kegiatan Pilkada ini dirinya telah mengajukan cutinya, sehingga tidak mengganggu kegiatannya sebagai Wakil Walikota Depok dan juga sebagai Cawalkot.

“Untuk mengatur aktivitas saya sebagai Wakil Walikota Depok dan juga sebagai Cawalkot Depok, saya sudah mengatur beberapa cuti saya sehingga tidak mengganggu kegiatan saya di dua posisi ini,” ujarnya. Untuk jadwal dan penyusunan cuti dirinya dilakukan oleh tim sukses dan sudah mendapatkan pengesahan dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok pada beberapa waktu lalu.

Sementara itu, Komisioner KPU Kota Depok, Suwarna Miryasumatra dalam tanggapannya mengenai masih menjabatnya Idris sebagai Wakil Walikota Depok mengaku bahwa sampai saat ini dirinya belum menerima laporan dari para pasangan Cawalkot mengenai pengunduran diri dari jabatannya yang sekarang. Meski demikian, hal tersebut dikatakannya bukanlah menjadi suatu masalah.

Ini dikarenakan bahwa di dalam aturan yang menetapkan tentang pengunduran diri para pasangan Cawalkot dari jabatannya saat ini paling lambat diajukan 60 hari setelah ditetapkannya para pasangan Cawalkot yang dimana penetapan para pasangan Cawalkot telah digelar dan ditetapkan pada 24 Agustus 2015 kemarin.

“Untuk penetapannya kan dilakukan pada 24 Agustus lalu, berarti kan masih belum masuk 60 hari. Nah, untuk proses resminya sudah jelas tertulis bahwa pengajuan pengunduran diri harus dilakukan selambat lambatnya 60 hari setelah penetapan,” katanya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)