Film ‘Everest’ Angkat Kisah Tragedi Pendakian Tahun 1996

Film 'Everest' Angkat Kisah Tragedi Pendakian Tahun 1996

HarianDepok.com – Film , Everest yang merupakan puncak tertinggi di dunia, memang menyimpan kisah tragis yang terjadi pada tahun 1996. Dan saat ini kisah tersebut sepertinya akan menjadi ketertarikan tersendiri bagi sutradara Baltasar Kormakur yang memutuskan untuk merangkumnya dalam sebuh film layar lebar. Sang sutradara pun tidak tanggung -tanggung untuk langsung mengangkat kisah berdasarkan buku berjudul “Into Thin Air: A personal Account Of The Mt. Everest Disaster” yang dirilis oleh Jhon Krakauer.

Jhon sendiri merupakan salah satu pendaki yang berhasil selamat di tragedi 1996 lalu. Sutradara Baltasar Kormakur juga mengulik informasi dari berbagai pihak yang selamat dari kejadian 1996 tersebut. Dalam buku “Into Thin Air: A personal Account Of The Mt. Everest Disaster” nampak jika Jhon sangat menyudutkan salah seorang pendaki bernama Anatoli Boukreev yang menjadi penyebab meninggalnya pendaki lain. Tapi faktanya, kejadian tersebut disebabkan akibat terjadinya badai hebat.

Sehingga mengakibatkan kadar oksigen turun hingga mencapai 14% dari yang harusnya 30%. Kejadian tersebut terjadi pada ketinggian 24.000 kaki. Pada film tersebut akan di ceritakan kembali asal mulanya saat beberapa pendaki yang menjadikan Tenzing Norgay dan Sir Edmund Hillary sebagai inspirasi agar bisa menjadi pemandu pendakian Everest. Didalam Film Everest ini juga mengangkat sejumlah cast atau tokoh penting seperti

Beck Weathers (Josh Brolin), Rob Hall (Jason Clarke), Doug Hansen (John Hawkes), Jon Krakauer (Michael Kelly), Peach Weathers (Robin Wright), Guy Cotter (Sam Worthington), Jan Hall (Keira Knightley), Scott Fishcer (Jake Gyllenhaal) dan Helen Wilton (Emily Watson). Kala itu, akibat perkemahan yang sangat ramai, salah seorang ketua dari grup lain Adventure Consultant dan Scott Fishcer dari Mountain Madness yaitu Rob terpaksa harus bergabung.

Dengan penggabungan 2 tim ini justru malah melambatkan perjalanan. Disaat itulah ketangguhan Rob dan Scott beserta tim diuji dengan terpaan badai salju. Akibat antrian pendaki yang cukup panjang, sehingga berakibat menipisnya sumber oksigen. Pendakian menjadi semakin sulit dengan adanya suhu yang ekstrim yang disertai badai salju. Pendakian yang sangat ekstrim ini menjadi pendakian yang paling menantang bagi para pendaki.

Sampai akhirnya, sejumalah pendaki pun harus terenggut nyawanya dikarenakan rintangan – rintangan yang selalu hadir. Tapi, berkat keahliannya sutradara kormakur pun sanggup menyajikan Film Everest ini dengan gambaran Set yang sangat indah. Film Everest ini juga merangkum setiap tragedi yang terjadi pada tahun 1996 tersebut. Film Everest sendiri dikabarkan akan mulai tayang bioskop – bioskop Tanah Air pada 16 Oktober 2015 mendatang.

[ NurMungil/HD ]

Tags:
author

Author: