60 Tahun Hidup Di Hutan Pria Ini Dijuluki Tarzan

60-tahun-hidup-di-hutan-pria-ini-dijuluki-tarzan

HarianDepok.com – Berita Unik – Michael Peter Fomenko, 84 tahun, hidup di hutan liar di sebelah utara Queensland, Australia, selama 60 tahun.

Dia selama ini bertahan hidup di hutan dengan makan buaya dan babi hutan. Dia menangkap dan membunuh hewan liar itu dengan tangan kosong.

Koran the Daily Mail melaporkan, Selasa (15/9), Fomenko diyakini adalah putra dari Putri Rusia Elizabeth Machabelli.

Dia terbang ke Sydney pada usia 24 tahun dan mengucilkan diri dari kehidupan dunia luar di dalam hutan di antara Cape York dan Ingham. Dia menjalani hidup semacam itu karena terinspirasi karya sastrawan Yunani Homer, The Odyssey.

Pada 1959, Fomenko dilaporkan diselamatkan oleh suku pedalaman dari kondisi kelaparan di dalam hutan.

Menurut koran the Sydney Morning Herald, pada 1964 polisi sempat menahannya karena tingkahnya membahayakan. Dia kemudian dianggap gila.

Dia kemudian pernah beberapa kali dikarantina dan diberi terapi kejutan listrik. Tapi kemudian dia dilepaskan dan kembali ke hutan.

Fomenko hidup dengan suku asli Aborigin hingga 2012 lalu dirawat oleh lembaga jompo.

Ayahnya adalah Daniel Fomenko asal Georgia yang dulunya bagian dari Uni Sovyet. Keluarga Fomenko kabur ke Jepang pada 1930-an.

Tapi ketika Jepang menjajah China hingga memicu Perang Pasifik pada 1937, keluarga Fomenko kembali kabur ke Sydney.

Merasa terasing dengan bahasa dan statusnya sebagai pengungsi, Fomenko perlahan mengucilkan diri ke hutan, menjauhi dunia modern.

Pada akhir 2012 dia kembali menjadi sorotan setelah warga sekitar melaporkan dia hilang.

Pekan lalu dia akhirnya ditemukan dalam kondisi sehat di sebuah rumah jompo. Dia rupanya sudah tinggal di sana sejak 2012.

“Dia cukup senang berada di sini,” kata seorang perawat di rumah jompo kepada the Courier Mail.

“Dia tidak mau berbicara dengan siapa pun. Dia penyendiri. Tapi dia bahagia dan nyaman di sini.”

[Irma wulandari/HD]

Tags:
author

Author: 

Publisher & Content Writer