Distankan Kota Depok, Uji Kesehatan Hewan Kurban

Distankan Kota Depok, Uji Kesehatan Hewan Kurban

Ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Menjelang hari raya Idul Adha tahun 2016 ini, terlihat banyak sekali para pedagang hewan kurban musiman yang menjajakan hewan ternaknya untuk dijual. Adapun jenis hewan yang ditawarkan oleh para pedagang pun juga bervariasi, ada kambing, sapi, lembu dan kerbau. Di kota Depok pun juga mengalami hal yang serupa, di sepanjang bahu jalan, banyak sekali yang berdagang hewan kurban.

Banyaknya hewan kurban yang ditawarkan oleh para pedagang kepada masyarakat saat ini, disikapi oleh Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok yang akan segera melakukan tindakan pemeriksaan terhadap sejumlah hewan yang dijual kepada masyarakat luas untuk mengantisipasi hal hal yang tidak diinginkan.

Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan (Distankan) Kota Depok, Ety Suryahati dalam menanggapi hal tersebut mengaku bahwa, pemeriksaan yang nantinya akan dilakukan oleh pihaknya dimaksudkan agar dapat mencegah adanya peristiwa penularan penyakit dari hewan kepada masyarakat yang dapat berakibat buruk terhadap kesehatan.

“Seluruh pedagang hewan yang tetap maupun yang musiman dengan tanpa memiliki legalitas yang sah akan dilakukan tindakan pengawasan dan pengecekan kesehatan hewan kurbannya dengan tujuan menekan timbulnya penularan penyakit yang dapat merusak kesehatan manusia,” tuturnya di Depok, Jum’at (12/09/2015).

Pengecekan terhadap kesehatan hewan kurban dan hewan ternak lainnya ini dalam teknis pelaksanaannya akan dilakukan secara menyeluruh baik yang berdagang secara permanen maupun yang non permanen. Ini dimaksudkan untuk menjamin kualitas kesehatan hewan yang nantinya akan dikurbankan.

Dalam teknis pelaksanaan pengecekannya, Ety mengaku akan melakukan dua tahapan pengecekan hewan kurban yang dimulai dari tahapan pengecekan fisik hewan kurban. Dan ditahapan yang kedua akan dilakukan pengecekan dalam apakah memang sudah layak dijual atau tidak. Ini diakuinya sebagai pencegahan dini terhadap penyakit agar tidak menular ke tubuh manuaia.

“Setelah hewan kurban yang telah diperiksa kelayakannya, nantinya akan diberikan sebuah sertifikat sehat yang akan diterbitkan dari pihak kami sebagai tanda bukti bahwa hewan tersebut sudah terjamin kesehatannya. Dan jika diketemukan adanya hewan yang cacat ataupun sakit dan tidak lolos dari uji kelayakan kami maka hewan tersebut tidak diperbolehkan untuk dijual,” katanya.

Semoga dengan adanya kegiatan pengecekan hewan kurban oleh Distankan Kota Depok tersebut, dapat memberikan hawa sejuk kepada para calon konsumen khususnya masyarakat kota Depok agar tidak khawatir lagi terhadap penyakit yang dibawa hewan kurban.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: