Empat Bulan Tidak Isi e-PUPNS, Ahok: Pecat Saja!

Empat Bulan Tidak Isi e-PUPNS, Ahok: Pecat Saja!

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Badan Kepegawaian Nasional (BKN) mulai mendata kembali Pegawai Negeri Sipil (PNS), pendatan tersebut dilaksanakan di DKI Jakarta. Pemutakhiran data ini bertema Pendataan Ulang Pegawai Negeri Sipil (PUPNS) para PNS nantinya harus melengkapi Kembali data mereka secara online. Jadi Pegawai di BKN atau Badan Kepegawaian Nasional Daerah (BKD) tidak mengisi satu per satu data setiap pegawai di Wilayahnya. Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menyambut niat baik ini dengan menggelar kembali PUPNS.

Dengan sistem yang baru ini. dengan begitu tidak akan ada lagi alasan bagi PNS yang malas mengisi Data Masing–masing. Ketika dikonfirmasi, Ahok mengungkapkan bahwa jika dalam satu bulan pertama tidak mau mengisi maka Kominfo harus memberikan training mungkin saja ada yang masih belum bisa mengisi. Apabila dalam dua bulan masih belum bisa atau malas mengisi ia mengimbau untuk memecat PNS tersebut. BKN memberikan waktu bagi semua PNS di seluruh Tanah Air hingga pada tanggal 31 Desember 2015.

Untuk memperbaiki data yang mereka punya, ia menyebutkan jika waktu dua bulan sudah lebih dari cukup. Ahok malah menyatakan kalau di Jakarta selama empat bulan tidak mau mengisi e-PUPNS maka harus dicabut dari kepegawaian PNS. Padahal sistem yang dibuat saat ini sangat memudahkan PNS untuk memperbarui data mereka. Data bisa diisi lewat website pupns.bkn.go.id yang dapat diisi melalui Komputer maupun Smartphone.

Menurut dia, saat ini pada umumnya PNS sudah menggunakan Smartphgone untuk Ponselnya sehingga tidak ada alasan lagi untuk tidak mengisi Form e-PUPNS. Apalagi sudah diberi kemudahan untuk bisa mendaftar kapan saja serta tidak terikat jam kerja kantor. Meskipun sosialisasi yang dilakukan oleh BKN masih belum dirasa maksimal, pernyataan tegas selalu diungkapkan oleh Ahok. Sampai saat ini masih banyak instansi yang meminta agar sosialisasi tetap dilakukan supaya tidak ada PNS yang dicopot hanya karena tidak bisa mengisi PUPNS yang akan ditindak tegas oleh Pemerintah termasuk Ahok.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok