Walikota Depok, Ajak Masyarakat Untuk Mengurangi Penggunaan Produk Impor

Walikota Depok, Ajak Masyarakat Untuk Mengurangi Penggunaan Produk Impor

HarianDepok.com – Berita , Untuk mengurangi ketergantungan masyarakat dalam mengkonsumsi dan menggunakan produk produk impor, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kota Depok untuk selalu menggunakan produk lokal yang mutu serta kualitasnya tidak kalah dibandingkan dengan produk impor.

Selain mengajak masyarakat untuk lebih mencintai produk hasil dari buah tangan negeri sendiri, himbauan tersebut juga dimaksudkan untuk menekan pembelanjaan dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dari biaya pembelian produk produk impor.

“Jangan terlalu banyak mengkonsumsi barang impor dan jangan gunakan juga produk produk impor. Mari kita sama sama tingkatkan kapasitas dan produktivitas barang barang buatan dalam negeri demi menjaga serta mengefisiensikan APBD dan APBN sehingga dapat tersalurkan dengan baik. Ini semuanya, terpantau langsung oleh Presiden,” tegasnya di Balaikota Depok, Senin (31/08/2015).

Seperti yang diketahui bahwa saat ini produsen serta pemasok tahu tempe sangat merasakan dampak dari kenaikan harga dollar dipasaran bursa yang sangat berpengaruh dengan harga harga kedelai yang sampai saat ini 80 persennya masih mengandalkan hasil impor dari negara lain.

A&M Texas University dalam menanggapi belum bisanya negara Indonesia dalam menutupi kebutuhan kedelai di negaranya juga mengkritik langsung pemerintah yang sampai saat ini dianggapnya masih belum mampu memberdayakan wilayahnya dalam menggalakkan gerakan menanam kacang kedelai.

“Untuk kebutuhan kacang kedelai di dalam negeri saat ini masih harus ditutupi oleh hasil impor dari negara lain. Maka daripada itu sudah sepatutnya untuk dilakukan penerapan ketahanan pangan. Tapi, hingga sampai saat ini, saya belum melihat akan adanya gerakan dalam mencanangkan program tanam kacang kedelai,” tuturnya.

Menurut pengakuannya bahwa sampai saat ini, pihaknya selalu mendukung gerakan para produsen tempe dan tahu lokal dalam menggunakan kacang kedelai hasil garapan negeri sendiri. Selain harganya yang lebih murah, hasil dari dalam negeri juga dapat menekan subsidi pemerintah saat ini terhadap pembelanjaan bahan pangan impor.

Nur juga menghimbau kepada seluruh industri dalam negeri agar dapat terus meningkatkan produksinya meski nilai tukar dollar semakin tinggi. ” untuk para produsen lokal sebaiknya bisa meningkatkan kapasitasnya dalam berproduksi, selain untuk dijual di dalam negeri, diekspor pun menjadi salah satu pilihan yang tepat dalam menghadapi gejolak ekonomi saat ini,” tuturnya.(Izl)

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok