Jelang Pilkada Depok, Sebanyak 7.000 Warga Akan Dicoret Namanya

Jelang Pilkada Depok, Sebanyak 7.000 Warga Akan Dicoret Namanya

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Sebanyak 7 ribu data warga yang ada di Daftar Penduduk Potensial Pemilih (DP4) diperkirakan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok bakal dicoret. Hal ini disebabkan oleh usainya kegiatan Pencocokan dan Penelitian yang dilakukan petugas saat ini dilapangan.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Suwarna dalam tanggapannya mengenai dihapuskannya 7 ribu data warga yang ada di daftar DP4 mengatakan, seluruh data yang akan dihapus ini terpengaruh karena pada saat pemilu yang lalu pada Pilpres dan Pileg 2014, pemilih di Depok tidak sesuai dengan domisili.

“Pada saat pemilu kemarin, tidak adanya pembatasan dalam pencoblosan. Maka daripada itu ketika proses pencoblosan berlangsung seluruh masyarakat yang tinggal di wilayah kota Depok dapat nyoblos meski dirinya bukan orang yang berdomisili di wilayah kota Depok,” tuturnya di Depok, Senin (31/08/2015).

Dirinya pun menjelaskan bahwa saat ini, di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok diberlakukan aturan mengenai pembatasan dan larangan bagi para pencoblos nanti. Seperti informasi yang didapatkan bahwa pada Pilkada Depok di tahun ini hanya warga yang telah memiliki Kartu Identitas saja yang akan masuk ke dalam Daftar Pemilih Tetap (DPT) dan berhak memberikan suaranya di Pilkada Depok nanti.

“Saat ini yang terdaftar di Daftar Pemilih Tetap masih ada orang yang berdomisili diluar daerah kota Depok, seperti Jakarta, Tanggerang, Bekasi dan kota kota lainnya,” jelasnya.

Menurutnya, jika yang sudah masuk ke dalam daftar DP4 jika memang tidak memiliki identitas domisili kota Depok sudah sepatutnya untuk dilakukan pencoretan oleh petugas terkait. Karena sudah diluar dari ketetapan yang sudah ditetapkan oleh pusat. “Saat ini hanya warga kota Depok sajalah yang mempunyai KTP Depok yang berhak memberikan suaranya di Pilkada nanti,” katanya.

Dari keterangan Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, misbahul Munir dalam menanggapi permasalahan tersebut menjelaskan, bahwa saat ini data penduduk yang ada di kota Depok mempunyai roda perubahan yang cukup pesat sehingga dalam waktu singkat saja, data tersebut dapat berubah kembali.

Maka daripada itu, dirinya merasa tidak heran akan adanya banyak selisih antara data yang dimiliki oleh pihaknya dengan data yang dipunyai oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok. “Saat ini memang perubahan data warga kota Depok sangatlah cepat, maka daripada itu data yang kami punya dengan data yang dimiliki oleh KPU Kota Depok berbeda,” tuturnya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: