Melalui Spoga 2015, Indonesia Incar Pasar Furnitur Jerman

Melalui Spoga 2015, Indonesia Incar Pasar Furnitur Jerman

ilustrasi

HarianDepok.com – Properti – Interior , Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (PEN) Kementerian Perdagangan (Kemdag) membawa beberapa pengusaha furnitur Indonesia ke salah satu pameran furnitur terkenal di Eropa, Spoga 2015 yang diselenggarakan di Koln, Jerman. Pameran ini akan mulai berlangsung pada 30 Agustus 2015-1 September 2015. Direktur Jenderal PEN Kemendag Nus Nuzulia Ishak mengungkapkan, produk-produk Indonesia termasuk ramah lingkungan yang sudah bersertifikasi.

Oleh karena itu, ia optimistis produk furnitur Indonesia bisa berdaya saing dan mendapatkan tempat di pasar Eropa. Ia menyebutkan, furnitur Indonesia yang diekspor ke Eropa semuanya sudah berbasis Sistem Verifikasi Legalitas Kayu (SVLK) termasuk produk yang akan dipamerkan di ajang Spoga. “Pengusaha yang akan dibawa ke Jerman harus sudah memiliki SVLK, tanpa itu pembeli Eropa pasti akan menolak,” kata dia dalam siaran persnya di Jakarta, baru-baru ini.

Pasar furnitur di Jerman menjadi potensi walau Amerika Serikat tetap menjadi pangsa pasar utama, hal ini dapat dilihat dari nilai ekspor pada tahun 2014 di AS yang mencapai hingga AS $ 628 juta dengan pangsa pasar 35persen. Jerman merupakan negara tujuan ekspor nomor empat dengan nilai ekspor mencapai hingga AS$ 80 juta. Total ekspor furnitur Indonesia ke seluruh dunia pada tahun 2014 mencapai hingga AS$ 1,79 miliar atau meningkat dari tahun 2013 sebesar AS$ 1,75 miliar.

“Pameran Spoga sangat penting untuk mendorong kenaikan ekspor furnitur,” ujar Nus. Usai melewati hasil seleksi, 10 perusahaan Indonesia yang akan dibawa ke Spoga adalah Bagaskara Furniture, Amangriya, Dijawa Abadi, Green Riverina, Ergo Furniture, Jawa Corner, Kernel, Sunteak Alliance, Permata Murni, dan Tunas Sinergi. Promosi produk furnitur Indonesia adalah hasil kerja sama Ditjen PEN selama tiga tahun berturut-turut dengan Atase Perdagangan di Berlin dan Indonesian Trade Promotion Center di Hamburg.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok