Tiga Jalan Utama Di Depok Ini Dilarang Keras Dijadikan Tempat Berkampanye

Tiga Jalan Utama Di Depok Ini Dilarang Keras Dijadikan Tempat Berkampanye

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok dalam upayanya mensukseskan jalannya Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok hingga pada 09 Desember 2015 mendatang, saat ini telah mendapatkan sejumlah larangan dari Pemerintah Kota (Depok) tentang penggunaan serta pemasangan beberapa atribut alat alat kampanye di sejumlah jalan yang ada di kota Depok.

Beberapa jalan yang tidak diperbolehkan oleh Pemkot Depok dalam menyelenggarakan kegiatan kampanye para pasangan Calon Wali dan Wakil Walikota (Cawalkot) Depok diantaranya adalah, Jalan Margonda Raya, Jalan Arif Rakhman Hakim dan Jalan Juanda. Ketiga jalan tersebut dilarang keras digunakan untuk berkampanye disebabkan oleh tingginya aktivitas kota Depok di ketiga jalan tersebut.

Selain bisa menimbulkan kemacetan yang parah, di ketiga jalan tersebut juga dapat menghambat perekonomian kota, karena ketuga jalur utama tersebut, telah menjadi akses utama dalam menggerakkan roda perekonomian kota depok.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Nana Sobarna dalam tanggapannya mengenai larangan tersebut mengatakan bahwa dirinya telah mendapatkan surat rekomendasi atas larangan melakukan kegiatan kampanye serta aktivitas lainnya yang berhubungan dengan kampanye para Cawalkot.

“Surat rekomendasi ini sudah kami edarkan kembali kepada para pasangan Cawalkot untuk dapat dipatuhinya,” tuturnya di Depok, Minggu 31/08/2015).

Dengan adanya surat rekomendasi yang dilayangkan oleh Pemkot Depok, diharapkannya bisa dapat dipatuhi oleh seluruh pasangan Cawalkot dalam berkampanyenya nanti. Selain tidak diperbolehkan untuk melakukan kampanye di jalan jalan tersebut, simpatisan dan seluruh partai pendukung pun juga dilarang keras untuk memasang alat peraga kampanye disepanjang jalan tersebut.

Oleh sebab itu, KPU kota Depok saat ini telah menyediakan beberapa alat peraga kampanye seperti Baliho, umbul umbul, serta beberapa spanduk untuk dipasang di beberapa lokasi yang strategis selain di sepanjang ketiga jalan raya tersebut. “Seluruh alat peraga sudah kami sediakan, jadi jangan sampai ada yang memasang alat peraga sendiri. Lokasinya pun juga sudah kami tentukan,” katanya.

Selain daripada itu, seluruh pasangan Cawalkot Depok dilarang keras untuk membagikan souvenir kepada seluruh simpatisannya dengan harga lebih dari 25 ribu rupiah. Hal ini dikarenakan untuk membatasi pengeluaran biaya kampanye para Cawalkot.

Seperti yang diketahui bahwa pada tiap tiap pasangan Cawalkot hanya diberikan anggaran kampanye sebesar 3 miliar rupiah. Maka daripada itu, seluruh pasangan Cawalkot diharapkan bisa berhemat dan menekan pengeluarannya dengan membatasi jumlah anggaran pada setiap kegiatan kampanyenya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: