Entaskan Tiga RW Berkategori Kumuh di Depok Dengan Menggunakan P2KP

Entaskan Tiga RW Berkategori Kumuh di Depok Dengan Menggunakan P2KP

HarianDepok.com – Berita – Tapos , Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam upayanya mengentaskan kawasan kumuh di wilayah kota Depok saat ini masih terus dilakukan pendataan disejumlah wilayah yang diindikasikan masih adanya Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang berdiri. Sejumlah kawasan kumuh pun yang saat ini menjadi target Pemkot Depok untuk mengentasan kawasan kumuh salah satunya berada di Kelurahan Sukamaju Baru, Tapos, Depok tepatnya di RW 02, 03 dan 04.

Dalam melakukan upaya pengentasan di kawasan tersebut, Pemkot Depok akan segera melakukan renovasi melalui Program Peningkatan Kualitas Perkotaan (P2KP) yang akan disosialisasikan ke masyarakat oleh Badan Keswadayaan Masyarakat (BKM) Kersa Jaya dengan dibantu oleh petugas Kelurahan setempat.

Koordinator BKM Kersa Jaya, muhamad Irwan Fahrudin dalam tanggapannya mengenai perihal tersebut mengatakan bahwa saat ini pihaknya pun masih belum mengetahui secara jelas apakah ketiga RW yang telah ditetapkan sebagai kawasan kumuh tersebut masuk di dalam kategori ringan atau berat. Namun kami selaku petugas, pastinya mendukung penuh kebijakan Pemkot Depok dalam mengentaskan kawasan kumuh di Depok,” ujarnya di Depok, Minggu(30/08/2015).

Dalam penjelasannya bahwa untuk penentuan kategori yang akan dijatuhkan kepada ketiga RW tersebut akan didasari oleh hasil dari survei yang dilakukan petugas pada saat dilapangannya. Untuk survey tersebut bisa menyangkut beberapa aspek, mulai dari saluran pembuangannya yang kurang bagus, jalanan yang kurang tertata dengan baik dengan lebar hanya 1,5 meter.

“Dikatakan kumuh itu bukan berarti jelek. Namun, kumuh yang dimaksud saat ini adalah kurang tertatanya suatu rumah maupun lingkungan sehingga diperlukan untuk adanya pembenahan. Dan salah satu upaya penbenahan tersebut, dapat melalui P2KP. Dengan menggunakan P2KP, diharapkan bisa menjadikan suatu lingkungan menjadi lebih indah dan nyaman,” terangnya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: