Walikota Depok Himbau Masyarakat Tanam Sayur Mayur di Rumah

Walikota Depok Himbau Masyarakat Tanam Sayur Mayur di Rumah

HarianDepok.com – Berita , Dalam menjadikan kotanya dalam ketahan pangan saat ini, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok telah membangun sebuah warung hidup yang didalamnya banyak sekali terdapat berbagai macam tanaman pangan seperti tomat, cabai sawi dan yang lainnya. Lebih uniknya lagi, warung hidup tersebut bisa terlihat di lingkungan Balaikota Depok yang pada umumnya pada pekarangan kantor ditanami oleh tanaman hias, namun di kantor pemerintahan kota Depok justru sebaliknya.

Hal inilah yang menjadi daya tarik beberapa kota dalam mencontoh perilaku kota Depok yang dianggap sebagai salah satu solusi memecahkan permasalahan ketahanan pangan di beberapa kota maju seperti di kota Depok saat ini.

Jika anda berkunjung ke Balaikota Depok, sempatkan diri anda untuk menengok ke belakang gedung Balaikota Depok. Disana ada sejumlah tanaman pangan yang sengaja ditanam oleh Pemkot Depok sebagai contoh dalam mewujudkan ketahan pangan kepada masyarakatnya. Dengan memanfaatkan lahan yang sangat terbatas inilah yang menjadikan motivasi Pemkot Depok dalam menggalakkan ketahanan pangan di wilayahnya.

Selain dapat memberikan kesan indah dan asri, warung hidup yang dibuat dengan sedemikian rupa oleh Pemkot Depok juga dapat memberikan berbagai macam manfaat seperti dapat mengurangi pengeluaran rumah tangga dalam berbelanja sayur mayur serta mendapatkan kualitas yang baik serta terbebas dari ancaman racun kimiawi.

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail yang terkenal dengan ‘One Day No Rice’ di Kota Depok ini mengatakan bahwa warung hidup yang saat ini ada di belakang gedung Balaikota Depok adalah contoh kepada seluruh masyarakat dalam meningkatkan perekonomian serta ketahan pangan di lingkungannya.

Dengan menjadikan warung hidup di rumah, dipastikan akan dapat meningkatkan taraf kehidupan suatu keluarga. Oleh sebab itu, melalui warung hidup, kehidupan masyarakat dapat lebih terjamin, mulai dari kesehatannya, perekonomiannya hingga kepada perkembangan lingkungannya.

“Kalau banyak masyarakat Kota Depok yang memiliki Warung Hidup, dapat dipastikan akan bisa meningkatkan kualitas hidupnya lebih baik lagi. Selain daripada itu, Warung Hidup juga bisa memberikan pengaruh besar terhadap lingkungan sekitar yang menjadikan lingk ungan lebih asri indah dan nyaman untuk dipandang,” tuturnya, Sabtu (29/08/2015).

Dalam kesempatan itu juga, Nur mengatakan dengan menanam berbagai macam tanaman pangan seperti cabai, tomat dan sayur mayur yang lainnya bisa menjadikan masyarakat kebal terhadap gejolak harga sayuran yang saat ini masih terus dirasakan oleh masyarakat. “Selain dapat memenuhi kebutuhan pribadi apabila terjadi suatu gejolak harga ataupun kelangkaan barang, warung hidup juga dapat memenuhi kebutuhan hidup,” katanya.

Saat ini, harga sayur mayur untuk kebutuhan rumah tangga seperti cabai yang dulunya hanya 45 ribu perkilo kini bisa mencapai 80 ribu rupiah per kilonya. Jika metode warung hidup dilakukan seluruh masyarakat, maka bakal dipastikan dapat menekan gejolak harga sayur yang saat ini masih terjadi.

Maka daripada itu, dirinya menghimbau kepada seluruh masyarakat khususnya kota Depok agar dapat memiliki sendiri Warung Hidup di pekarangan rumahnya. Selain dapat membantu memenuhi kebutuhan pangan, warung hidup juga bisa membantu menyelesaikan permasalahan pemanasan global yang saat ini semakin terasa.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: