Rupiah Melemah, Perusahaan di Kota Depok Masih Bertahan

Rupiah Melemah, Perusahaan di Kota Depok Masih Bertahan

HarianDepok.com – Berita , Sebanyak 77 pekerja yang ada di wilayah kota Depok mendapatkan pemutusan hubungan kerja (PHK) yang berlangsung mulai dari Januari hingga Agustus 2015. Jumlah tersebut tercatat oleh Dinas Tenaga Kerja dan Sosial kota Depok.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Sosial Kota Depok, Diah Sadiah dalam keterangannya mengenai banyaknya PHK yang dilakukan oleh perusahaan yang ada di wilayah kota Depok saat ini banyak yang beralasan karena efisiensi perusahaan. Selain daripada itu, pihaknya juga kerap mendapatkan laporan PHK dilakukan karena pelanggaran disiplin.

“Banyaknya PHK yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang ada di kota Depok ini bukanlah disebabkan karena perusahaan mengalami bangkrut. Di Depok sendiri perusahaannya tergolong kuat dan mampu bertahan. Saat inipun mereka belum terpengaruh oleh gejolak ekonomi yang terjadi Indonesia,” katanya, Jum’at (28/08/2015).

Mereka yang kebanyakan di PHK oleh perusahaannya lebih banyak disebabkan oleh adanya penolakan dari pekerja yang tidak mau dimutasi atau dipindahkan ke wilayah yang lain dengan alasan kenyamanan. Saat ini hanya satu perusahaan yang ada di Depok yang memang tengah melakukan efisiensi karena memiliki permasalahan di dalam perekonomiannya.

Total perusahaan di kota Depok tercatat sebanyak 724 perusahaan dengan tenaga pekerjanya berjumlah 42.614 orang. Sebanyak 108 perusahaan tergolong perusahaan besar, 250 masuk ke dalam golongan sedang dan 320 lainnya masuk ke dalam golongan kecil. Untuk menekan akan adanya PHK, pihak perusahaan dengan para pekerjanya kerap melakukan rapat.

Sekretaria Asosiasi Pengusaha Indonesia Kota Depok, Hasan dalam tanggapannya mengenai permasalahan tersebut mengatakan sampai saat ini belum adanya peristiwa PHK yang dilakukan oleh pihak perusahaan sebagai dampak dari semakin melemahnya nilai tukar rupiah saat saat ini. “Ekonomi saat ini memang sedang bergejolak, namun di kota Depok sampai saat ini masih belum berpengaruh besar,” tuturnya.

Saat ditanya mengenai perkembangan kedepannya perusahaan yang ada di kota Depok, Hasan mengaku belum bisa memprediksikannya. Namun dirinya mengakui bahwa sampai saat ini, pihaknya belum menerima satupun laporan dari perusahaan yang memecat pegawainya akibat gejolak ekonomi sekarang ini,” tutupnya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: