Meski Sering Ditertibkan, Spanduk Liar di Tapos Depok Masih Tetap Menjamur

Meski Sering Ditertibkan, Spanduk Liar di Tapos Depok Masih Tetap Menjamur

HarianDepok.com – Berita – Tapos , Beberapa waktu yang lalu petugas Seksi Ketentraman dan Ketertiban Umum (Tramtibum) Kecamatan Tapos melakukan kegiatan rutinitasnya dengan melepaskan sejumlah spanduk liar yang terpasang disekitar lingkungan Kecamatan Tapos. Para petugas pun dibuat kesal dengan ulah para pelaku yang kerap memasang spanduk liar berulang kali.

Meski sudah sering ditertibkan oleh petugas, pada keesokan harinya, spanduk liar kembali lagi menjamur. Hal ini menjadi pertanyaan oleh para petugas yang menganggap ulah tersebut harus diberikan peringatan tegas dengan melayangkan surat peringatan kepada pihak yang terkait.

Kepala Seksi Tramtibum Kecamatan Tapos, Suhari dalam tanggapannya mengenai permasalahan tersebut mengaku heran akan pola pemikiran para pelaku pemasang spanduk liar di daerahnya. Dengan ditertibkannya sejumlah spanduk yang terpasang di sekitar lingkungan Kecamatan Tapos pastinya akan menimbulkan kerugian besar bagi para pelaku pemasang spanduk.

“Spanduk yang kami tertibkan kebanyakan masih yang sama dengan yang kemarin kemarin. Saya pun juga heran kenapa mereka tidak mau membayar pajak reklame. Padahal kalau dihitung hitung, lebih banyak pengeluarannya di ongkos cetak dan pemasangan ketimbang membayar pajak,” pungkasnya di Depok, (29/08/2015).

Dirinya pun menyarankan kepada seluruh pelaku usaha untuk melakukan pembayaran pajak reklamenya agar alat alat promosi yang dipasangnya di lingkungan Kecamatan Tapos tidak ditertibkan oleh petugas. Dengan demikian, dipastikan akan banyak orang yang melihat promosi dan iklan barangnya.

“Seringkali para pelaku pemasang spanduk main kucing kucingan dengan petugas. Oleh karena itu serigkali terlihat masih banyak spanduk di jalan jalan yang ada di wilayah Kecamatan Tapos. Meski sudah seringkali ditertibkan oleh petugas, namun pasa keesokan harinya sudah ada kembali,” katanya.

Menurutnya, jika para pelaku usaha ingin mempublikasikan barangnya kepada masyarakat dengan menggunakan media reklame sebagai penyampainya, selayaknya mereka berkewajiban untuk membayar pajak reklame. Selain bisa mendongkrak penjualan, pajak dari sewa reklame tersebut juga bisa membantu Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menambah pendapatan daerah.

Dengan masuknya pajak ke kas daerah, nantinya akan disalurkan kembali oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok kepada masyarakat dalam bentuk perbaikan serta pemeliharaan infrastruktur kota. “Mereka mau berusaha mendapatkan keuntungan tetapi pajak yang seharusnya mereka bayarkan untuk kebutuhan masyarakat juga nantinya tidak dibayarkan. Ini harus mendapat sanksi tegas agar mereka tidak mengulangi lagi kesalahannya,” ucapnya.

Dengan ditertibkannya para pelaku usaha yang mempromosikan barangnya melalui spanduk liar yang dipasang di sepanjang jalan Kecamatan Tapos, diharapkan bisa menjadikan pelajaran kepada mereka agar tertib dalam administrasi pajak reklamenya. Selain aman dari penertiban oleh petugas, kas daerah pun semakin meningkat.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: