Pemkot Padang Jalin Kerjasama dengan Pemkot Depok Dalam Mengolah Sampah

Pemkot Padang Jalin Kerjasama dengan Pemkot Depok Dalam Mengolah Sampah

HarianDepok.com – Berita , Masyarakat kota Depok saat ini harusnya berbangga hati. Pasalnya, saat ini, kota Depok menjadi salah satu kota penunjang Ibukota DKI Jakarta yang menjadi kota percontohan oleh kota lainnya dalam mengolah sampah. Diketahui saat ini, kota yang akan mendalami sistem pengolahan sampah di kota Depok adalah Kota Padang.

Pemerintah Kota Padang dalam usahanya untuk mengatasi sampah diwilayahnya saat ini tengah melakukan kunjungan ke kota Depok dalam rangka mendalami sistem pengolahan sampah yang ada di kota Depok. Rombongan Pemkot Padang yang terdiri dari Badan Pengendalian Dampak Lingkungan (Bapedaleda) dan 11 Camat se kota Padang langsung diterima oleh Asisten Tata Praja dan Kadis Kebersihan dan Pertamanan Kota Depok yang berlangsung di aula lantai 5 Balaikota Depok, Kamis (27/08/2015).

Ketua Bapedaleda Kota Padang, Edu Hasmi dalam keterangannya mengenai kunjungannya ke kota Depok bersama 11 Camat pada waktu itu mengatakan, pihaknya memang sudah memiliki MoU kerjasama oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mengatasi dan mengolah sampah.

“Sebelumnya kami memang sudah memiliki satu perjanjian kerjasama oleh Depok mengenai beberapa hal yang salah satunya adalah mengenai pengolahan sampah ini,” ungkapnya pada saat kunjungannya di Depok, Kamis (27/08/2015).

Edi dalam keterangannya mengatakan bahwa pihaknya ingin sekali mempelajari tentang cara pengolahan sampah yang saat ini sudah berjalan di kota Depok, selain itu tentang keberadaan bank sampah yang diketahuinya di kota Depok terbilang sangatlah banyak. Dari penjelasannya bahwa kota Depok dengan jumlah penduduk diatas dua juta jiwa saat ini hanya mengirimkan 50 persennya saja dari 1200 ton sampah ke TPA Depok. Ini dianggapnya sebagai satu keberhasilan dalam menangani problema sampah dikotanya.

“Jumlah bank sampah yang berjumlah sebanyak 500 unit dengan dukungan masyarakat yang memilah sampahnya sendiri menjadi satu contoh yang akan kami terapkan di kota kami,” jelasnya.

Edi pun menambahkan bahwa saat ini kota Padang hanya memiliki 27 bank sampah saja dengan pantauan hanya 7 bank sampah saja yang aktif. Dengan kata lain, hal ini perlu mendapatkan perhatian dan peningkatan lagi ke masyarkat kota Padang untuk mengoperasikan kembali bank sampah yang sudah ada agar bisa mengurangi kuota sampah.

Dengan berlandaskan sistem yang sudah diterapkan di kota Depok untuk menanggulangi sampah yang ada, Edi menargetkan akan mencoba meningkatkan dan mengoptimalisasikan bank sampah tang ada di kota Padang dengan mengajak seluruh masyarakatnya untuk dapat melakukan kegiatan pemilahan samoah secara mandiri.

Jika hal tersebut sudah dilakukan secara baik dan benar, Edi optimis dapat menurunkan jumlah sampahnya yang pada saat ini jumlah sampah di kota padang sekitar 600 ton perharinya menjadi 400 ton perharinya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)