Berbagai Teror dan Ancaman Ditujukan Kepada KPU Depok

 Pilkada Depok 2015 , Dalam menjalankan tugasnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mengaku banyak mendapatkan berbagai macam bentuk ancaman dari orang orang yang tidak bertanggung jawab dalam usahanya untuk mengagalkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilangsungkan bersama sama dengan kota lainnya. Pilkada Depok 2015 , Dalam menjalankan tugasnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mengaku banyak mendapatkan berbagai macam bentuk ancaman dari orang orang yang tidak bertanggung jawab dalam usahanya untuk mengagalkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilangsungkan bersama sama dengan kota lainnya.

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Dalam menjalankan tugasnya, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok mengaku banyak mendapatkan berbagai macam bentuk ancaman dari orang orang yang tidak bertanggung jawab dalam usahanya untuk mengagalkan Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) yang akan dilangsungkan bersama sama dengan kota lainnya.

Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Titik Nurhayati dalam pengakuannya mengenai teror yang diterimanya sampai saat ini mengaku tidak gentar dengan ancaman yang dilontarkan kepadanya dari orang yang tidak bertanggung jawab. Dirinya yakin dan berjanji akan terus melakukan tanggungjawabnya sebagai Ketua KPU Depok untuk terus bekerja independen dan berkomitmen.

“Banyak ancaman dan teror yang telah kami terima lewat SmS dengan isi pesan yang bervariasi namun sama yaitu ingin menggagalkan Pilkada. Namun sebagai petugas yang ditunjuk langsung oleh pemerintah Indonesia, kami akan terus berkomitmen dan bekerja secara maksimal untuk dapat mensukseskan Pilkada di tahun 2015 ini,” ungkapnya di Depok, Rabu (26/08/2015).

Setelah rampung menjalankan prosesi pemberian nomor urut kepad para pasangan calon Wali dan Wakil Walikota Depok, saat ini KPU Kota Depok tengah menyelesaikan penyusunan Daftar Pemilih Sementara (DPS). Selain daripada itu, dirinya pun juga menghimbau kepada kedua pasangan calon dan beserta para pendukungnya untuk tidak melakukan kampanye hitam.

“Kami sebagai petugas yang ditunjuk, mengingatkan kepada seluruh pasangan calon Wali dan Wakil Walikota Depok beserta partai pendukung lainnya untuk tidak melakukan dan menyelenggarakan kampanye hitam dengan membawa SARA di dalamnya,” tuturnya.

Di lain pihak, Ketua Dewan Perwakilan Daerah (DPRD) Kota Depok, Hendrik Tangke Allo mengatakan saat ini, setelah adanya keputusan mengenai ketetapan terhadap kedua pasangan calon Wali dan Wakil Walikota Depok membuat lingkungan di dewan semakin memanas. Oleh sebab itu dirinya mengajak kepada seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga norma dan etika meskipun berbeda pilihan.

“Aturan PKPU pedomani bersama. Saat ini banyak anggota dewan yang berbeda pilihannya sudah tidak mau berkumpul bersama sekedar ngobrol santai, saat ini anggota dewan pun sudah terbelah. Seharusnya kita tetap satu, kalah menang itu biasa namun kepentingan Depok harus terus menjadi prioritas utama,” katanya.

Di lain pihak, Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail pada saat menghadiri acara peresmian nomor urut para pasangan calon Wali dan Walikota Depok, meminta kepada seluruh elemen masyarakat kota Depok agar selalu menghindari silang sengketa di Pilkada nanti. ” saya meminta kepada seluruh masyarakat untuk tetap mendukung jalannya Pilkada Depok yang sehat, bersih dan terbebas dari berbagai macam sengketa. Bagi yang kalah hormati yang menang dan sebaliknya,” tegas Nur.(Izl)

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok