Depok Masih Aman Dari Daging Celeng

Depok Masih Aman Dari Daging Celeng

HarianDepok.com – Berita , Nur Mahmudi Ismail, Walikota Depok, mengklaim bahwa pemerintah kota akan terus memantau pasokan pangan di pasar selama bulan Ramadhan ini. Nur yang dalam kesempatannya berbicara pada acara Public Awereness Kesehatan Mayarakat Veteriner dan Pasca Panen di Balaikota Depok, Selasa kemarin, menilai hal tersebut adalah langkah yang tepat untuk mengawasi masuk dan keluarnya bahan pangan di Kota Depok.

“Harus ada kerja sama yang baik dari Dinas terkait seperti Departemen Kesehatan, Departemen Pertanian dan Departemen Pasar untuk memantau dan memperingkatkan para pedagang. Selain itu, kami juga melakukan pemeriksaan mendadak di beberapa titik,” kata Nur.

Nur juga mengatakan bahwa pemerintah kota terus berusaha mendidik konsumen untuk membeli bahan makanan dengan memilih tempat pembelian yang definitif. Meskipun pasar tradisional juga merupakan tempat yang pasti, tetapi ada kios dan warung yang dapat membedakan antara apa yang dijualnya.

“Dengan cara tersebut kita bisa menghindari makanan yang akan kita beli tercampur dengan bahan-bahan yang tidak diinginkan,” kata Nur.

Mengenai isu daging babi hutan yang di jual dipasaran, Direktur Kesehatan Masyarakat Veteriner dan Kementerian Pertanian RI, Ahmad Junaedi menyatakan bahwa sampai saat ini Depok belum menerima laporan tentang penemuan daging babi hutan di pasar Depok. Dengan kerjasama dan tanggung jawab dari pihak produsen, pedagang dan konsumen, serta pengawasan pemerintah daerah, diharapkan tidak akan ada kasus seperti ini terjadi di Depok.

“Yang paling penting adalah bahwa warga tidak boleh tertipu dengan harga murah yang ditawarkan. Sampai sekarang Depok masih aman dari daging babi, namun langkah monitoring harus terus dilakukan.” tambahnya.

[adm/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)