Untuk Periode September 2015, Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah

Untuk Periode September 2015, Pemerintah Putuskan Harga BBM Tidak Berubah

HarianDepok.com – Bisnis , Kementerian Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) telah memutuskan untuk tidak mengubah harga Bahan Bakar Minyak (BBM) untuk periode September 2015. Keputusan itu ditetapkan usai melakukan pertimbangan dari harga minyak dunia, nilai tukar rupiah dan keuntungan PT Pertamina (Persero) sebagai badan usaha yang mendapat tugas untuk menyediakan dan mendistribusikan BBM. Menurut I Gusti Nyoman Wiratmaja selaku Direktur Jenderal Minyak dan Gas Bumi Kementerian ESDM menyebutkan,-

untuk menentukan penurunan atau kenaikan harga BBM, pemerintah harus terus mencermati perkembangan harga minyak dunia serta kondisi perekonomian nasional saat ini, terutama perkembangan nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS). Berdasarkan perhitungan pemerintah atas kondisi minyak dunia dan juga nilai tukar rupiah terhadap harga jual eceran BBM, selama periode 24 Juli sampai 24 Agustus 2015 serta melakukan simulasi alternatif periode perhitungan harga BBM-

yaitu 3,4 dan 6 bulan, maka pemerintah menetapkan untuk tidak mengubah harga BBM. Dengan demikian, mulai tanggal 1 September 2015 pukul 00.00 waktu setempat, harga BBM jenis Bensin Premium RON 88 di Wilayah Penugasan Luar Jawa-Madura-Bali tetap Rp 7.300 per liter dan jenis Minyak Solar Subsidi tetap Rp 6.900 per liter. Harga Minyak Tanah juga dinyatakan tetap di angka Rp. 2.500 per liter (termasuk PPN). Sementara Ketentuan harga BBM Premium untuk wilayah distribusi Jawa-Madura-Bali-

ditetapkan oleh PT Pertamina melalui koordinasi dengan Pemerintah dan mempertimbangkan kondisi sosial ekonomi masyarakat.Tidak hanya dengan mempertimbangkan perkembangan harga minyak dunia dan memperhatikan kestabilan sosial ekonomi, pengelolaan harga serta logistik, keputusan pemerintah untuk tidak menaikkan harga jual eceran BBM juga karena perlunya dilakukan upaya untuk mengurangi kerugian-

yang dialami oleh Badan Usaha yang mendapat penugasan pemerintah untuk menyediakan dan mendistribusikan BBM. Sedangkan bila terdapat selisih positif atas penetapan harga pemerintah khususnya untuk minyak Solar, akan digunakan sebagai tabungan dana ketahanan energi dan pengembangan infrastruktur.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok