Kemenko PMK Buka Suara Terkait Dana Pembuatan Web Revolusi Mental

Kemenko PMK Buka Suara Terkait Dana Pembuatan Web Revolusi Mental

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Akhirnya Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Kemenko PMK) buka suara dan memberikan pernyataan terkait perilisan website revolusi mental yang mendapatkan tanggapan miring dari masyarakat lewat berbagai media di halaman websitenya. Seperti yang ditulis dari siaran pers di web Kemenko PMK, Rabu (26/08/2015), “Tanggapan Masyarakat yang menyebutkan dengan penggunaan anggaran APBN Revolusi Mental yang seakan-akan dana sebesar 140 M hanya digunakan untuk membuat web.RM sesungguhnya itu tidak benar,”.

Dalam pernyataannya, dana tersebut akan digunakan untuk berbagai program kegiatan gerakan revolusi mental yang sudah direncanakan dengan baik dan disetujui oleh pihak yang kompeten, termasuk salah satunya pembuatan website. Dituliskan juga jika perilisan website tersebut ternyata juga sudah mendapat tanggapan masyarakat, lewat berbagai media dengan sangat luar biasa. Bahkan serangan hacker pun bertubi tubi sehingga situs tersebut tidak bisa di akses .

Menurut pernyataan tersebut juga terdapat tanggapan yang cenderung mengkritisi dari aspek eksistensi teknis, hingga mengkaitkan dengan penggunaan anggaran APBN untuk Revolusi Mental yang dialokasikan melalui Kemenko PMK. “Kemenko PMK, menerima seluruh tanggapan tanpa prasangka. Dari sudut pandang positif. Atas banyaknya tanggapan terhadap eksistensi web. RM,” sambung pernyataan tersebut. Pengelolaan dan penggunaan Dana APBN untuk revolusi mental juga harus sesuai Nilai, semangat, dan prinsip-prinsip gerakan revolusi mental, semua harus efektif dan akuntabel.

Untuk itu Kemenko PMK sudah memaklumi pertanyaan, sorotan, maupun kekhawatiran Masyarakat atas penggunaan uang rakyat tersebut.  “Kami tetap menghargai dan berterima kasih atas semua itu, bahkan kami juga mengajak agar Masyarakat terus ikut mengawasinya. Komitmen Kemenko PMK merupakan melaksanakan amanah dengan penuh integritas, kerja keras dan bergotong royong,” tutup pernyataan tersebut.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: