Pemkot Depok Siapkan Dana Untuk Mengentaskan Kawasan RTLH di Wilayahnya

Pemkot Depok Siapkan Dana Untuk Mengentaskan Kawasan RTLH di Wilayahnya

Ilustrasi

HarianDepok.com – Berita , Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) yang masih ada di wilayah kota Depok saat ini menjadi perhatian oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menata kotanya agar bisa menjadikan kotanya sebagai kota yang bebas dari pemukiman kumuh dan terbebas dari segala macam permasalahan didalamnya saat ini tengah mempersiapkan rencana perbaikan kepada seluruh bangunan tak layak huni dalam waktu dekat ini.

Dari informasi yang didapat, rencana Pemkot Depok untuk memperbaiki RTLH di wilayahnya akan dilakukan secara bertahap. Untuk saat ini sebanyak 992 RTLH akan dilakukan perbaikannya dengan menggunakan dana Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) kota Depok. Saat ini pemukiman kawasan kumuh yang masih tersisa sekitar 147 hektar dari total keseluruhannya seluas 564 hektar.

Di dalam teknis pelaksanaannya dilapangan, setiap rumah yang akan direnovasi akan mendapatkan bantuan dana sebesar 18 juta rupiah, guna dimanfaatkan sebagai biaya untuk pembelian dan pengerjaan bahan bangunan.

Kepala Seksi Perumahan dan Pemukiman Bidang Pemukiman dan Tata Bangunan Distarkim Kota Depok, Suwandi mengatakan, bahwa ciri ciri penerima bantuan RTLH tersebut diantaranya adalah rumah yang lantainya masih berupa kayu atau tanah, dinding yang terbuat dari anyaman bambu atau kayu kelas IV.

“Rumah rumah yang akan mendapatkan bantuan dari Pemkot Depok tersebas di sebelas kecamatan, dimana pada Kecamatan Bojongsari sebanyak 71 unit, Sukmajaya 121 unit, Cilodong 82 unit, Sawangan 149 unit, Cimanggis 22 unit, Pancoran Mas 115 unit, Beji 96 unit, Cipayung 119 unit, Limo 48 unit, Cinere 45 unit dan Tapos sebanyak 124 unit,” terangnya kepada rekan media di Depok, Selasa (25/08/2015).

Di lain pihak, Ketua Komisi C DPRD Kota Depok, Mazhaf HM dalam menanggapi permasalahan bantuan tersebut menyatakan bahwa, dalam mengentaskan pemukiman kumuh yang masih ada sampai saat ini bukan hanya sekedar dilakukan dengan RTLH saja, namun Pemkot kota Depok juga harus melakukan pembangunan beberapa gedung rumah susun sederhana sewa (Rusunawa) sebagai opsi lainnya.

Dengan dibangunnya Rusunawa, diharapkan warga yang tinggal di RTLH bisa memanfaatkan fasilitas ini. Maka daripada itu, pihaknya saat ini telah mempersiapkan anggaran dana sebesar 300 juta rupiah untuk dimanfaatkan sebagai dana pengkajian perumahan dan pemukiman kumuh yang masih tersisa di wilayah kota Depok.

“Jika tidak ada halangan, mudah mudahan di tahun depan Pemkot Depok akan segera melakukan pembangunan Rusunawa yang dimaksudkan untuk dapat mengurangi kawasan kumuh yang masih tersisa di wilayah kota Depok. Dengan diberikan fasilitas tersebut,  diharapkan kota Depok dapat mengentaskan kawasan pemukiman kumuh dengan baik,” tandasnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)