Sebanyak 3.000 Warga Depok Belum Terdaftar Sebagai DPT di Pilkada Depok

Pilkada Depok 2015, Dipastikan Tidak Ada Calon Dari Independen

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Acara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok yang sebentar lagi akan dilaksanakan serentak dengan kota lainnya pada 09 Desember 2015 mendatang. Menjadi momen penting yang paling ditunggu tunggu oleh seluruh masyarakat kota Depok yang mengharapkan adanya perubahan.

Dalam dukungannya untuk Depok menjadi kota yang lebih maju, seluruh masyarakat pun hingga sampai saat ini masih diproses hak suaranya oleh petugas mengenai kebenaran dan pengakuratan data dilapangannya. Diperkirakan bahwa nanti pada 09 Desember 2015 mendatang, diperkirakan sebanyak 1,4 juta penduduk kota Depok akan mengikuti jalannya Pilkada.

Jumlah tersebut belum ditambahkan dengan jumlah warga yang belum terdaftar sebagai pemilij di Pilkada Depok. Diketahui bahwa jumlah warga yang belum masuk datanya sebagai pemilih sebanyak 3.000 orang. Data tersebut mengacu kepada hasil dari kegiatan Pencocokan dan Penelitian oleh Petugas Pemuktahiran Data Pemilih (PPDP) dilapangannya.

“Nama warga yang telah dilakukan pendataan akan dimasukkan ke dalam daftar pemilih yang akan dibawa ke PPS tingkat Kelurahan di seluruh wilayah kota Depok. Nantinya disana akan disusun kembali nama nama tersebut dan akan didaftarkan sebagau pemilih perbaikan,” ujar Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Depok, Jum’at (21/08/2015).

Dirinya menerangkan bahwa nanti pada 26 Agustus 2015 mendatang, pihak PPDP akan mengeluarkan salinan Daftar Pemilih Hasil Perbaikan (DPHP) dan akan diumumkan ke seluruh masyarakat. Pengumuman ini dimaksudkannya sebagai upayanya dalam mendapatkan kembali masukan dari masyarakat terhadap hasil data DPHP yang diberikannya nanti.

“Saat ini kami masih menunggu laporan dari masyarakat mengenai tidak terdaftarnya nama mereka dalam Pilkada Depok. Oleh sebab itu, kami mengharapkan akan adanya partisipasi warga yang dalam menghadapi Pilkada nanti dengan mendaftarkan dirinya kembali ke PPS jika memang belum terdaftar sebagai pemilih,” katanya.

Dari pengakuannya, bahwa pihaknya selain memasukkan nama 3.000 warga kota Depok yang belum terdaftar dalam Daftar Pemilih (DP) 4, pihaknya pun juga telah menghapus 43.000 nama yang ada di dalam DP 4 yang dinyatakannya tidak memiliki hak pilih. Hal ini mengacu kepada hasil pencocokan dan penelitian yang dilakukannya dilapangan.

“Setelah kami lakukan tinjauan di lapangannya, bahwa sebanyak 43.000 nama yang ada di dalam daftar DP4 sudah bukan lagi menjadi pemilih tetap, jadi kami akan ralat kembali datanya. Ini kami lakukan karena pada ribuan nama tersebut ketika dilakukan pencocokan dilapangan sudah tidak sesuai lagi, ada yang bukan warga Depok, ada yang sudah meninggal, ada yang mempunyai identitas ganda. Oleh sebab itu datanya kami akan hapus,” terangnya.

Ia pun menuturkan bahwa jumlah data warga kota Depok yang dikeluarkan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat sebanyak 1,4 juta orang. Data tersebut sampai kini akan terus diperbaiki dengan melakukan pencocokan dan penelitian dengan PPDP sebagai petugas dilapangannya sampai ditetapkannya Daftar Pemilih Tetap (DPT) hingga Oktober 2015 nanti.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: