UPS Permata Kota Depok Panen Kompos

UPS Permata Kota Depok Panen Kompos

HarianDepok.com – Permata – Depok. Senin, 14/07/2014, Walikota Kota Depok Nur Mahmudi Ismail dengan Ketua PKK Depok, Nur Azizah Tamhid panen Kompos Unit pengolahan sampah (UPS), komplek perumahan Permata Regency, Citayam Depok.

Didampingi asisten Ekbangsos, kepala rehabilitasi, dan (DKP) Depok, Zamrowi, perwakilan BLH, Distankan dan Diskominfo dan Camat Kec. Cipayung, Asep Rahmat. Walikota mendengarkan penjelasan tentang bagaimana proses seleksi sampah ke pupuk kompos, oleh Kepala DKP, di mana proses produksi ini memakan waktu sekitar 4 bulan-an. Ada 1.000 keluarga yang berasal dari RW 6, 10 dan 11 Kel. Ratu Jawa yang ikut berkontribusi dalam pemilihan sampah ke UPS untuk diolah menjadi kompos.

Sampah diangkut menggunakan gerobak motor dalam dua hari sekali, disaring untuk memilih sampah plastik, kertas dan kaleng yang tidak ada campuran (hanya makanan cepat saji atau organik), diolah dan disimpan ke dalam tanah hingga menyerupai gunung dan dibiarkan selama beberapa minggu sampai suhu menurun secara perlahan. “Suhu didalam tanah memang harus dijaga dari sekitar 80 derajat dan harus turun sampai 30 derajat, yang akan dipanen dalam waktu kurang lebih empat bulan,” ungkap Zamrowi saat ditanya wartawan.

Sembilan anggota tim dikerahkan untuk proses pengolahan sampah sera pendistribusian kompos ke Departemen Pertanian untuk kembali diserahkan kepada masyrakat yang membutuhkan tanpa biaya. Menurut Arifin, sebagai koordinator UPS, dalam waktu satu bulan dari UPS mampu menghasilkan 2 sampai 3 ton pupuk kompos dengan hasil prima. “Sebenarnya proses ini adalah sebuah proses alami, tidak ada unsur tambahan, dan kadar air serta suhu harus dipantau pada pagi dan sore hari untuk produksi kompos dengan kualitas terbaik,” timpal Arifin sesaat setelah Zamrowi berkata.

Oleh karena itu, dalam sambutannya, Presiden PKK Depok, Nur Azizah berharap pupuk ini dapat digunakan dengan baik oleh masyarakat untuk membantu proses penyuburan tanah di halaman mereka.

[adm/HD]

Rate this article!
Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)