Penyebab Kebakaran Gunung Merbabu Diduga Akibat Sisa Api Unggun Pendaki

Penyebab Kebakaran Gunung Merbabu Diduga Akibat Sisa Api Unggun Pendaki

foto : iberita.com

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Hutan di taman nasional Gunung Merbabu, Jawa Tengah mengalami kebakaran yang hebat. Nampak api terus membakar hutan pinus serta padang ilalang sampai meluas di dekat perkampungan dua kabupaten, yaitu Magelang dan Boyolali. Berdasarkan informasi yang dikumpulkan, awal terjadinya kebakaran tersebut sejak hari Rabu (19/08/2015) pukul 13.42 WIB. Api sudah terlihat di Desa Grintingan, Nglencoh, Boyolali.

Lalu titik api pun meluas ke wilayah Dusun Bentrokan dan Denokan, Desa Wonolelo, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang sekitar pukul 16.45 WIB. Seperti yang dikatakan Arief Budianto, selaku Kepala Pelaksana Badan Penanggulanan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Semarang, Kamis (20/08/2015) malam, “Informasi kami, saat ini terpantau ada 11 titik api yang membakar lahan seluas 25 hektar, “.

Ia menambahkan, titik api bahkan sudah merembet sampai di atas Dusun Suwanting atau tepatnya di jalur pendakian Suwanting di desa Banyuroto, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang yang memiliki jarak sekitar 4,6 kilometer dari Gardu pandang Ketep. Kebakaran yang melanda hutan sabana Gunung Merbabu juga terlihat dari KM 30 Tol Ungaran-Bawen, Jawa Tengah. Apabila hendak menuju ke arah Bawen maka akan nampak garis merah di punggung gunung.

Menurut Rino Mahardika, salah seorang petugas jaga di posko SAR menjelaskan proses pemadaman hanya dapat dilakukan pada siang hari. “Berdasarkan dari info yang saya dapat lokasinya di tepi-tepi jurang, sehingga berbahaya bila dilakukan pemadaman pada malam hari,” ujar Rino, Kamis (20/08/2015) malam. Ia menambahkan, potensi terbesar penyebab kebakaran karena sisa api unggun para pendaki. “Bulan Agustus memang musim mendaki, beberapa hari yang lalu usai 17 Agustus-an, Gunung Ungaran juga sempat dilanda kebakaran,” tuturnya.

[ TaufikHidayat/HD ]

 

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok