Harga Ayam Naik, Pedagang Ayam Eceran Depok Mogok Dagang Seminggu

Harga Ayam Naik, Pedagang Ayam Eceran Depok Mogok Dagang Seminggu

HarianDepok.com – Berita , Lonjakan harga ayam potong yang terjadi di sejumlah pasar di kota Depok disikapi oleh pada pedagang dengan melakukan aksi demo dengan tidak berjualan selama sepekan. Hal ini sengaja dilakukan oleh para pedagang karena para pedagang eceran mengaku kesal dengan tingkah laku para agen yang dengan seenaknya menaikkan harga ayam.

Diketahui bahwa saat ini harga ayam potong yang biasanya dijual di pasar tradisional berkisar antara 40 hingga 50 ribu rupiah per ekornya, namun semenjak adanya peristiwa kelangkaan barang dan lonjakan harga tersebut para pedagang eceran harus menjual antara 60 hingga 65 ribu rupiah per ekornya.

Manan, (35th) salah seorang pedagang ayam potong yang biasa berjualan di pasar Kemiri mengaku bahwa dirinya akan melakukan aksi mogok dagang yang telah dilakukannya sejak Senin, 17 Agustus 2015 kemarin dan diakhiri pada Sabtu, 22 Agustus 2015 mendatang. “Banyak pembeli yang komplain masalah harga yang banyak bilang sudah terlalu mahal. Oleh karena itu, saya akan melakukan mogok dagang,” ujarnya, Rabu (19/08/2015).

Manan pun menjelaskan, saat ini kondisi harga ayam perekornya sudah naik melampau harga normal yang biasanya berkisar antara 30 hingga 35 ribu per ekornya, kini berubah naik menjadi 60 hingga 65 ribu rupiah per ekornya. Oleh sebab itu dirinya bersama para pedagang ayam yang lainnya melakukan aksi mogok dagang.

Aksi mogok dagang ini dimaksudkannta sebagai bentuk kekecewaan terhadap pemerintah yang tidak bisa menangani lonjakan dan kelangkaan barang di pasaran saat ini. “Kami akan terus melakukan aksi mogok dagang sampai harga ayam normal kembali. Mohon pemerintah memperhatikan kondisi kami sekarang ini,” tuturnya.

Di lain pihak, Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Depok, Martinho dalam keterangannya mengenai mogok dagang yang dilakukan oleh para pedagang ayam saat ini mengatakan, bahwa pada hari kamis mendatang, ketersediaan pasokan ayam sudah normal kembali, jadi perkiraan saya pada Kamis mendatang, para pedagang akan berjualan kembali, katanya.

Martinho saat dikonfirmasi mengenai permasalahan adanya lonjakan harga ayam hingga mencapai 100 persen dari harga normal belum bisa berkomentar banyak, namun dirinya berjanji akan segera melakukan koordinasi dengan pihak terkait untuk menekan kenaikan harga sampai normal kembali.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: