Elanto Protes Polisi Tidak Menindak Moge Pakai Rotator dan Sirine

Elanto Protes Polisi Tidak Menindak Moge Pakai Rotator dan Sirine

HarianDepok.com – OtoNews , Video berdurasi 9 menit 39 detik memperlihatkan bagaimana kejengkelan seorang pengguna sepeda, bernama Elanto Wijoyono, yang melihat konvoi moge dengan leluasanya menerabas lalu lintas. Dalam melakukan aksinya itu, ia yang ditemani beberapa temannya mencoba menghadang moge yang akan melanggar aturan lalu lintas. Bahkan, Elanto sampai protes mengapa polisi yang mengatur lalu lintas tidak menindak tegas para pemilik moge yang memakai rotator dan sirine.

“Ini nggak bisa. Ini bukan komersil, ya. Saya bayar pajak. Ini polisinya, rotator (memberi tahu ada moge yang pakai rotator) mana penindakan?” ucapnya. Protes Elanto ini memang wajar saja. Moge yang menggunakan rotator dan sirine jelas-jelas tidak mematuhi aturan UU No. 22 Tahun 2009 Pasa 59 Ayat (5), yang berisi:

  1. Lampu isyarat warna biru dan sirene digunakan untuk mobil petugas Kepolisian Negara Republik Indonesia;
  2. Lampu isyarat warna merah dan sirene digunakan untuk mobil tahanan, pengawalan Tentara Nasional Indonesia, pemadam kebakaran, ambulans, palang merah, dan jenazah; dan
  3. Lampu isyarat warna kuning tanpa sirene digunakan untuk mobil patroli jalan tol, pengawasan sarana dan Prasarana Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, perawatan dan pembersihan fasilitas umum, menderek Kendaraan, dan angkutan barang khusus.

Bagi para pelanggar pun bisa mendapat ancaman pidana kurungan paling lama satu bulan dan denda paling banyak Rp 250 ribu.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: