Miris, Rapat Paripurna DPRD Depok Hanya Dihadiri 15 Anggota Saja

Miris, Rapat Paripurna DPRD Depok Hanya Dihadiri 15 Anggota Saja

HarianDepok.com – Berita , Lemahnya pengawasan terhadap para anggota dewan DPRD Kota Depok dalam hal kedisiplinannya pada beberapa waktu lalu, menjadi sorotan media di lapangan yang pada saat adanya Sidang Paripurna Istimewa DPRD Kota Depok, hanya beberapa orang saja yang mengikutinya.

Pidato Kenegaraan Presiden Joko Widodo yang ditayangkan di layar lebar ruang paripurna DPRD Kota Depok, kontan hanya menjadi perhatian beberapa anggota dewan saja. Menurut informasi yang didapatkan dari radardepok bahwa, pada saat Sidang Paripurna berlangsung hanya ada 15 anggota Dewan saja yang menghadirinya.

Hal ini sangat disayangkan oleh Wakil Ketua DPRD Kota Depok, Suparyono yang mengatakan bahwa ketidakhadiran anggota dewan di acara rapat Paripurna Istimewa ini, mencerminkan ketidakdisiplinan para anggota DPRD dalam menjalankan kewajibannya sebagai wakil rakyat.

“Pelaksanaan rapat ini kan hanya setahun sekali, seharusnya menjadi perhatian teman teman anggota yang lain.Bagaimana rakyat mau mencontoh para dewan jika sikap disiplinnya saja tidak tertata,” tuturnya kepada rekan media dilapangan, Minggu (16/08/2015).

Dalam menyikapi hal yang tidak mencerminkan sikap wakil rakyat tersebut, Badan Kehormatan Dewan mengaku akan mengambil tindakan tegas kepada setiap anggota dewan yang melalaikan tanggungjawabnya dan tidak menghadiri rapat paripurna istimewa berupa teguran.

“Walaupun dalam kelembagaan rapat paripurna ini resmi dan sah, namun untuk kedepannya harus ada perbaikan dengan merubah perilaku dan disiplin pada setiap anggota dewan agar mengutamakan kewajibannya sebagai wakil rakyat dengan mengesampingkan hal hal yang pribadi,” harapnya.

Menurutnya, pidato Presiden Jokowi pada kali itu sangatlah berbeda dengan pidato mantan Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono yang bisa berpidato hingga berjam jam. Hal inilah yang sangat disayangkan olehnya, karena hal tersebut dianggapnya sebagai salah satu momen penting acuan kinerja seluruh dewan.

“Pidato pak Presiden Joko Widodo sangatlah sebentar tidak sampai sejam. Pidato ini sangatlah penting dan momen yang kami tunggu tunggu sebagai acuan kami dalam bekerja dikemudian hari,” jelasnya.

Di lain pihak, salah satu anggota BKD, Farida Rachmayanti dalam menyikapi hal tersebut, berjanji akan menindak tegas setiap anggota dewan dengan mengirimkan surat teguran kepada mereka yang tidak mengikuti jalannya rapat. “Ada beberapa rekan rekan yang telat namun berusaha datang menghadiri rapat dengan alasan bermacam macam. Saya pribadi berharap kepada seluruh rekan rekan anggota dewan agar tidak mengulangi hal ini lagi,” tuturnya.

Menurut pengakuan Farida, selama dirinya menjadi anggota BKD, peristiwa sepinya ruang rapat kali ini dirasakan baru kali ini terjadi. “Anggota dewan yang hadir dalam rapat paripurna berjumlah sebanyak 15 orang, namun banyak juga yang datang meski telat menghadiri rapat,” tandasnya.(Izl) Sumber ( Radarnews )

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: