Kantor KPU Depok Dilempari Telur Busuk

Kantor KPU Depok Dilempari Telur Busuk

HarianDepok.com – Berita – Pilkada 2015 , Kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok yang berlokasi di Jalan Kartini Raya, Depok, Jawa Barat pada beberapa waktu lalu sempat diwarnai kericuhan oleh sejumlah oknum yang menamakan dirinya sebagai Masyarakat Selamatkan Kota Depok (Maskot) dengan melakukan aksi orasi dan pelemparan telur busuk di depan kantor KPU kota Depok tersebut.

Hal ini dilakukan oleh Maskot karena hingga sampai saat ini kinerja tim Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok dianggap belum memenuhi syarat dan kriteria mengenai perihal transparansi data data para calon yang mendaftar.

“Kami sangat kecewa dengan kinerha KPU Depok yang tidak transparan dalam melakukan kegiatan penerimaan pendaftaran bakal calon Wali dan Wakil Walikota Depok,” tutur Kepala Koordinator Lapangan (Korlap) Maskot, Rahman Tiro pada saat melakukan orasinya di depan kantor KPU Depok, Selasa (11/08/2015).

Dalam melakukan aksinya dengan melemparkan sejumlah telur busuk ke kantor KPU Depok waktu itu dianggapnya sebagai salah satu wujud kekecewaan mereka terhadap kinerja KPU kota Depok yang tidak sesuai dengan aturan dan prosedur yang berlaku. “Kami berjanji akan terus mengawasi kinerja para petugas KPU Depok,” tuturnya.

Rahman pun juga meminta kepada KPU Kota Depok agar sesegera mungkin menjndaklanjuti rekomendasi yang telah dikeluarkan oleh Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) kota Depok yang pada waktu itu telah menyatakan akan adanya pelanggaran administratif di dalam penerimaan berkas pendaftaran.

Puluhan massa yang datang sejak siang hingga sore hari ini semakin dibuat jengkel oleh adanya penolakan terhadap Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok yang tidak mau bertemu dengan mereka. “Sebagai Ketua KPU, Titik seharusnya bisa menjelaskan semuanya kepada kami dan kepada para wwartawan jangan hanya bisa diam saja,” ujarnya dengan nada kesal.

Diketahui bahwa organisasi yang mengatasnamanakan dirinya sebagai Masyarakat Selamatkan Kota Depok (Maskot) tersebut telah melakukan aksi turun kejalannya di depan kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok ini selama sepekan dengan tuntutan adanya transparansi mengenai perihal dugaan pemalsuan tandatangan pada saat pendaftaran para calon Wali dan Wakil Walikota Depok.

Di sisi lain, massa juga mengaku akan terus melakukan aksi demonya tersebut hingga mereka mendapatkan jawaban mengenai adanya dugaan pemalsuan dan transparansi mengenai penerimaan para calon Wali dan Wakil Walikota Depok untuk periode 2015 – 2021.

Di lain kesempatan, Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok, Titik Nurhayati saat dihubungi oleh Antara News mengatakan bahwa berkas kedua pasangan calon telah diterimanya dengan lengkap dan hingga sampai saat ini sedang dalam tahap verifikasi.

“Semua berkas mengenai pendaftaran para calon Wali dan Wakil Walikota Depok sudah ada dan lengkap. Kata siapa ada pemalsuan tandatangan ” tuturnya singkat.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: