Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail Ajak PKK Terapkan Program Pengentasan Buta Aksara

Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail Ajak PKK Terapkan Program Pengentasan Buta Aksara

HarianDepok.com – Berita , Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail dalam dukungannya terhadap mengentaskan buta aksara di wilayah kota Depok saat ini mengajak TP PKK untuk ikut berpartisipasi dan mendukung program tersebut serta meningkatkan kualitas pendidikan di kota Depok.

Hal tersebut langsung disampaikannya pada saat Nur menghadiri Srtijab TP PKK Kecamatan Sukamajaya, Kecamatan Cilodong, Kecamatan Pancoran Mas dan Kecamatan Bojongsari yang dilaksanakan di aula lantai satu di Balaikota Depok pada Rabu (05/08/2015) lalu.

Dalam acara tersebut, Nur secara optimis yakin akan kinerja organisasi PKK yang dikategorikan sebagai organisasi pendamping Pemerintah Kota yang bergerak di bidang sosial yang berkemampuan dan berpotensi besar untuk mengakak masyarakat yang putus sekolah agar mau mengikuti program pembinaan kejar paket.

“Organisasi PKK seperti yang diketahui organisasi tersebut merupakan organisasi sosial yang bergerak di bidang pemberdayaan masyarakat. Oleh sebab itu peran mereka dalam mengentaskan buta aksara di Depok sangatlah penting. Dengan mengajak PKK sebagai pendamping di program buta aksara ini, saya yakin pendidikan masyarakat dapat lebih baik,” tuturnya, Selasa (11/08/2015).

Untuk meningkatkan kualitas mutu pendidikan masyarakat saat ini, menurut Nur harus melibatkan seluruh lapisan masyarakat untuk bersama sama mendukung program tersebut. Saat ini, untuk mensukseskan program tersebut, kota Depok sudah membuka program wajib belajar selama 12 tahun sebagai bentuk upaya pemerintah dalam mencerdaskan anak bangsa.

Tak hanya sampai disitu saja, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok pun juga telah membuka beberapa program kejar paket bagi masyarakat golongan tidak mampu yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan (Disdik) kota Depok secara cuma cuma.

“Pada tahun yang lalu, kami buka pendaftaran peserta kejar paket di beberapa tempat umum secara gratis. Ini kami lakukan sebagai wujud bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mengentaskan buta aksara di kota Depok,” tuturnya.

Dengan diadakannya program wajib belajar 12 tahun dan kejar paket oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok saat ini, diharapkannya program tersebut bisa menjadi solusi dalam menekan kasus buta aksara yang ada di wilayah kota Depok.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)