Resmi Jadi Sekretaris Kabinet, Pramono Anung Dinilai Orang Yang Tepat

Resmi Jadi Sekretaris Kabinet, Pramono Anung Dinilai Orang Yang Tepat

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Presiden Joko Widodo dalam rapat reshuffle kabinet kerja menunjuk Pramono Anung sebagai Sekretaris Kabinet untuk menggantikan Andi Widjajanto. Pramono yang juga seorang politisi senior PDIP ini dinilai mempunyai performa yang mumpuni untuk mendampingi Presiden. Pria kelahiran Kediri, 11 Juni 1963 ini mulai merintis karir politiknya dari bawah dengan bergabung menjadi anggota PDIP. Kemudian pada Tahun 2000 ia terpilih untuk menjabat sebagai Wasekjen PDIP.

Lalu pada tahun 2005, Pramono naik jabatan menjadi Sekjen. Kinerja Pramono pun terbilang bagus selama menjabat sebagai Sekjen. Ia berhasil menggerakkan roda partai hingga ke bawah. Pramono juga menjadi penggerak untuk memastikan semua unsur partai bekerja memenangkan Megawati dalam Pemilu Presiden tahun 2009. Pramono menyelesaikan kuliah S1-nya di ITB jurusan Teknik Pertambangan.

Kemudian ia melanjutkan S2-nya di UGM jurusan Magister Manajemen, dan menyelesaikan pendidikan S3 di Universitas Padjajaran sebagai Doktor Ilmu Komunikasi. Pada masa pemerintahan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono selama periode 2009-2014, Pramono menjabat sebagai wakil ketua DPR RI. Walau belum pernah duduk di kursi eksekutif, tetapi sikap keterbukaan Pramono sudah terlatih sejak lama, sehingga diharapkan dapat mendukung di masa pemerintahan presiden Jokowi.

Seperti yang dikatakan Abdulhamid Dipopramono, Ketua Komisi Informasi Publik (KIP), Rabu (12/08/2015), “Sikap keterbukaan Pramono juga sudah terlatih saat duduk di DPR. Pengalaman organisasi Pramono Anung juga cukup panjang sebagai aktivis Prodem angkatan 80-an yang berpihak pada rakyat,” Agus Hermanto selaku Wakil Ketua DPR juga optimis dengan kinerja Pramono.

Pengalaman Pramono yang pernah menjadi Sekjen PDIP dan Wakil Ketua DPR dianggap merupakan bekal agar kesalahan selama ini tidak terulang. “Adanya SK dan keppres yang salah, mudah-mudahan tidak terjadi lagi karena Pak Pram cukup berpengalaman,” jelas Agus. Walau demikian, Agus meminta tidak perlu terlalu mengumbar optimisme. Para menteri baru ditantang untuk membuktikan kinerjanya dulu. “Kerja belum kok sudah optimis? Kita tidak boleh tebak-tebak manggis,” ucapnya.

[ TaufikHidayat/HD ]

Tags:
author

Author: 

Writer and Author In HarianDepok