Langkanya Daging Sapi, Pedagang Khawatir Adanya Oplosan Daging Celeng

Langkanya Daging Sapi, Pedagang Khawatir Adanya Oplosan Daging Celeng

HarianDepok.com – Bisnis , Dengan naiknya harga daging sapi yang terus berlanjut setelah hari raya Idul Fitri kemarin, Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI) pun mengaku sangat khawatir . Mereka khawatir kondisi sekarang ini akan dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggungjawab untuk mendapatkan keuntungan. Menurut Ngadiran selaku Sekretaris Jenderal APPSI mengungkapkan, tingginya harga saging sapi dapat mendorong pedagang ambil jalan pintas untuk memperoleh daging.

Salah satunya, dengan melakukan pengoplosan daging. Pihaknya juga menyayangkan pernyataan pemerintah yang sebelumnya mengatakan jika pasokan daging cukup untuk beberapa bulan ke depan. Pemerintah pun menawarkan dua opsi untuk menstabilkan harga. Yakni pertama, meminta Perum Bulog untuk melakukan operasi pasar. Kedua, memberikan izin impor sapi potong sebanyak 50 ribu ekor. Ngadiran berharap, dengan adanya pasokan daging yang diperoleh dari impor akan membawa daging ke harga normal sebesar Rp 90 hingga 100 ribu per kg.

Ketua Harian Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI), Tulus Abadi sebelumnya juga meminta kepada pemerintah untuk segera menelusuri lonjakan harga daging sapi saat ini. Harga daging sapi tinggi tersebut bisa saja disebabkan oleh aksi oknum pedagang besar dan importir yang selama ini mengendalikan harga. Menurutnya, kenaikan harga ini bisa saja disebabkan aksi oknum pedagang besar dan importir yang sengaja menahan stok sapi dan daging yang bisa distribusikan ke pasaran dengan tujuan-tujuan tertentu.

Terlebih Menteri Pertanian Amran Sulaiman mengatakan harga daging di tingkat peternak atau penggemuk (feetlotter) hanya sebesar Rp 40 ribu ribu per kg. Namun begitu sampai ke tangan konsumen sebesar Rp 90 ribu dalam keadaan normal bahkan saat ini mencapai hingga Rp 140 ribu per kg. Untuk solusi ke depannya agar hal seperti ini tidak kembali terulang yakni Indonesia harus terbebas dari impor sapi dan daging. Menurutnya, pemerintah harus memberdayakan para peternak lokal supaya mampu menyediakan daging untuk kebutuhan nasional.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: