Panwaslu Ajak Masyarakat Untuk Peduli Pilkada Yang Sehat dan Bersih

Panwaslu Ajak Masyarakat Untuk Peduli Pilkada Yang Sehat dan Bersih

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok dalam upayanya memberantas kecurangan yang ada di acara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) kota Depok di Desember 2015 mendatang.

Melalui Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) kota Depok saat ini tengah melakukan beberapa kegiatan dalam pencegahan dan pengawasan di lingkungan masyarakat dengan melakukan pengecekan data yang diterima dengan jumlah para pemilih real di wilayah Depok.

Meskipun hal tersebut ditujukan untuk mencegah adanya praktek kecurangan di acara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok nanti, namun masyarakat menjadi salah satu faktor penting untuk menjaga hal hal yang bisa memicu terjadinya kecurangan dilingkungan kota Depok.

Oleh sebab itu, Panwaslu kota Depok menghimbau kepada seluruh masyarakat kota Depok agar senantiasa mau bekerjasama dengan KPU kota Depok dalam melaporkan berbagai peristiwa yang dianggap mencurigakan dan berpotensi menjadi praktek kecurangan pada Pilkada Depok nanti.

Hal ini sengaja dilakukan oleh Panwaslu kota Depok di lapangannya karena biasanya pada saat terjadinya kampanye kerap kali dimanfaatkan oleh para pendukung partai untuk menjadikan kandidatnya maju dan bisa menang dengan cara apapun.

Ketua Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kota Depok, Andriansyah dalam tanggapannya mengenai perihal tersebut mangaku bahwa memang kegiatan tersebut sengaja dilakukan oleh pihaknya dengan maksud agar pada acara Pilkada di kota Depok nanti, tindak kecurangan dapat dicegah.

“Momen kampanye pada Pilkada Depok nanti diperkirakan akan banyak dimanfaatkan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab untuk mengusung jawaranya agar bisa menang dengan cara apapun, meski harus mengorbankan uang yang banyak. Oleh sebab itu kami mengajak masyarakat agar mau membantu kami dengan melaporkan kejadian kecurangan sesegera mungkin, demi mewujudkan Pilkada Depok yang bersih dan sehat,” tuturnya di Depok, Sabtu (08/08/2015).

Andriansyah pun menjelaskan mengenai teknis pelaporan tindak kecurangan yang ada di lapangan, bahwa masyarakat dapat melaporkan berbagai permasalahan mengenai perihal tindak kecurangan dalam Pilkada nanti melalui panitia pengawas di tingkat Kelurahan, Kecamatan atau bisa juga melaporkannya langsung ke panitia pengawas tingkat kota untuk dilakukan tindakan lanjutan.

Untuk syarat laporan yang diterima oleh panitia diberlakukan maksimal tujuh hari terhitung dari ditemukannya tindak kecurangan di tubuh partai maupun pasangan calon Wali dan Wakil Walikota Depok. Lebih daripada itu, laporan tersebut sudah tidak bisa diterima lagi.

Dengan diberdayakannya masyarakat sebagai pengawas lingkungan di Pilkada kota Depok ini, diharapkannya acara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di Kota Depok yang akan diselenggarakan pada awal Desember 2015 mendatang dapat berjalan dengan lancar dan bersih dari segala tindak kecurangan.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: