Disnakersos Kota Depok Buka Pelatihan Bagi ODHA

Disnakersos Kota Depok Buka Pelatihan Bagi ODHA

HarianDepok.com – Berita , Penderita virus HIV / AIDS atau yang biasa disebut sebagai ODHA seringkali merasa minder dengan dirinya sendiri dan selalu dikucilkan oleh masyarakat luas karena penyakitnya tersebut. Hal ini sangatlah jelas terlihat di beberapa kota di Indonesia khususnya di kota Depok sendiri yang sampai saat ini masih banyak para ODHA yang tidak dapat bersosialisasi dengan yang lainnya akibat intimidasi oleh masyarakat.

Akibat dari hal tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam menanggulangi hal tersebut berupaya dengan sekiat tenaga melakukan beberapa sosialisasi kepada masyarakat mengenai penyebab tertularnya virus berbahaya tersebut yang dimana virus tersebut dapat tertular jika ada hubungan intim (Seks) dengan penderita HIV/AIDS atau melalui jarum suntik dan bukan karena pergaulan sosial.

Meski upaya tersebut kerap dilakukan oleh Pemkot Depok, namun masih banyak para ODHA yang merasa terintimidasi karena penyakitnya yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan diri dan kemampuan dalam menjalani hidupnya sehari hari.

Melihat keadaan tersebut, Pemerintah Kota (Pemkot) Depok melalui Dinas Tenaga Kerja dan Sosial (Disnakersos) kota Depok saat ini membuka kegiatan berupa pelatihan kewirausahaan dan pemberdayaan daur ulang yang diselenggarakan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Baskara, pada hari Kamis kemarin 06 Agustus hingga 18 Agustus 2015.

Kegiatan ini sengaja digelar oleh Disnakersos kota Depok khusus untuk para penderita ODHA sebagai bentuk kepedulian Pemerintah Kota (Pemkot) Depok terhadap para penderita HIV/AIDS yang selama ini selalu terintimidasi oleh masyarakat karena penyakit yang dideritanya saat ini. Dengan adanya pelatihan yang digelar oleh pemerintah saat ini, diharapkan bisa membentuk kemampuan dan keahlian para peserta untuk diterapkan di kehidupannya sehari hari.

“Kegiatan ini kami tujukan untuk memberdayakan para penderita HIV/AIDS agar mereka bisa menjalani kehidupannya sehari hari dengan mandiri tanpa bergantung kepada pertolongan orang lain sehingga para ODHA bisa beraktivitas layaknya orang normal,” tutur Kepala Disnakersos kota Depok, Dyah Sa’adiah di Depok, Sabtu (08/08/2015).

Dalam teknis pelaksanaan kegiatan pelatihan tersebut dilapangan, Dyah mengatakan bahwa para peserta yang mengikuti pelatihan tersebut dibagj menjadi dua kelompok dimana pada kelompok pertama dikhususkan kepada pemberdayaan bahan bahan bekas untuk dijadikan barang yang bermanfaat dan bernilai ekonomis yang tinggi, sedangjan kelompok yang kedua akan difokuskan kepada jalur teknologi informasi dengan membuat website sendiri.

Dari kegiatan pelatihan tersebut, biaya dan bahan bahan untuk dijadikan materi pembelajaran sudah dipersiapkan oleh Disnakersos  secara cuma cuma tanpa ada biaya sedikitpun karena biaya tersebut sudah ditanggung oleh Pemerintah Kota (Pemkot) Depok. Para peserta hanya diwajibkan untuk terus hadir secara kontinyu agar tidak ketinggalan materi pembelajaran.

Rencananya, pihak Disnakersos kota Depok akan melakukan kerjasama dengan beberapa instansi pihak luar untuk bisa bersama sama mengatasi dan memfasilitasi seluruh peserta pelatihan agar kedepannya bisa disalurkan ke berbagai perusahaan.

“Dengan diberikannya pelatihan mengenai pemberdayaan dan komputer ini, diharapkan para peserta bisa lebih optimis dalam menjalani kehidupannya sehari hari dengan membuka usaha sendiri di lingkungannya. Meski demikian, kami pun juga tetap akan memberikan bantuan dan kemudahan bagi mereka dengan membuka jaringan,” tandasnya.(Izl)

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok