Ervan Teladan Dipastikan Akan Menggantikan Posisi Babai Suhaemi Menjadi Anggota DPRD Depok

Ervan Teladan Dipastikan Akan Menggantikan Posisi Babai Suhaemi Menjadi Anggota DPRD Depok

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Babai Suhaemi, calon Walikota Depok usungan dari Partai Golkar sekaligus anggota DPRD kota Depok yang berpasangan dengan Dimas Oky Nugroho usungan dari partai PDIP ini, rencananya akan digantikan posisi jabatannya di DPRD Depok oleh Ervan Teladan. Hal ini merujuk kepada data yang dimiliki oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Depok pada tahun 2014 lalu yang menempatkan Ervan Teladan menjadi urutan kedua setelah Babai Suhaemi di acara Pemilihan Legislatif kemarin.

Dari hasil perhitungan suara resmi oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok, Babai Suhaemi mendapatkan suara sebanyak 12.348 suara, sedangkan Ervan Teladan mendapatkan sebanyak 3.357 suara dan diposisi ketiga ditempatkan oleh Fathonah dengan angka perolehan suara di Pemilihan Legislatif 2014 lalu sebanyak 261 suara.

Anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok, Nurhadi dalam menanggapi hal tersebut menerangkan bahwa data perolehan suara tersebut adalah merupakan data resmi yang direalisasikan oleh Komisi Pemilihan Umum (KPU) kota Depok dalam menentukan siapakah yang berhak menjadi anggota DPRD kota Depok.

“Itu semua adalah data yang sah dan resmi yang dimiliki oleh Komisi Pemilihan Umum Depok dan juga sudah dipublikasikan secara masal kepada seluruh masyarakat,” ungkapnya kepada rekan media dilapangan di Depok, Jum’at (07/08/2015).

Menurutnya, jika ada anggota dewan yang akan ikut ambil bagian dan bertarung kembali di acara Pemilihan Kepala Daerah mendatang, maka pejabat tersebut diharuskan mengundurkan diri dari jabatan sebelumnya. Hal tersebut merujuk kepada aturan yang sudah ditetapkan oleh Mahkamah Konstitusi.

Dilihat dari perhitungan resmi Pemilihan Legislatif 2014 lalu, nama Ervan Teladan sudah jelas dipastikan akan naik secara otomatis menggantikan jabatan Babai Suhaemi sebagai anggota DPRD kota Depok yang akan maju dan bertarung di Pilkada kota Depok 09 Desember mendatang.

“Menurut aturan yang berlaku, bahwa setiap pejabat yang akan mengikuti Pilkada haruslah melepaskan jabatan sebelumnya. Dan untuk mengisi kekosongan jabatan tersebut maka akan secara otomatis diisi oleh lawan tandingnya yang di urutan kedua dibawahnya pada Pemilihan Legislatif lalu,” tuturnya.

Di lain pihak, Wakil Ketua DPRD Kota Depok dari partai Golkar, Nur Hasyim menanggapi perihal tersebut menerangkan bahwa sampai saat ini di dalam tubuh partainya belum ada pembahasan mengenai siapa pengganti Babai Suhaemi sebagai anggota DPRD. Hal ini dikarenakan proses pengunduran Babai Suhaemi masih dalam proses.

“Kami belum membahas pergantian posisi Babai sebagai anggota DPRD karena proses pengunduran dirinya masih berjalan. Selain daripada itu juga pelantikan Wali dan Wakil Walikota Depok belum dilakukan,” tandasnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)