BPOM Depok Rekrut Siswa Sekolah Sebagai Kadernya

BPOM Depok Rekrut Siswa Sekolah Sebagai Kadernya

HarianDepok.com – Berita , Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Depok yang saat ini tengah gencar gencarnya melakukan kegiatan penanggulangan dan pencegahan peredaran pangan mengandung bahan kimia berbahaya tak layak konsumsi di wilayahnya dengan melibatkan beberapa instansi keamanan kota seperti Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) dan Kepolisian Kota Depok sebagai rekan tugasnya dilapangan.

Dalam kegiatan tersebut, sebanyak puluhan ribu buah tahu mengandung bahan kimia berbahaya berhasil diamankan petugas. Beberapa karyawan termasuk pemilik pabrik tahu pun juga ikut ditahan oleh petugas guna mempertanggungjawabkan perbuatannya dimata hukum.

Di beberapa pasar tradisional pun juga kerap ditemukan bahan pangan mengandung bahan kimia berbahaya yang apabila dikonsumsi dan masuk ke dalam tubuh, dapat berakibat turunnya fungsi organ tubuh yang bisa mengakibatkan kematian. Demi menjadikan kota Depok yang bersih dari adanya peredaran bahan pangan berbahaya tersebut, sampai dengan hari ini penanggulangan dan pencegahan masih terus dilakukan.

Saat ini Badan Pengawasan Obat dan Makanan (BPOM) untuk mencegah meluasnya makanan berbahaya di lingkungan sekolah, saat ini Dinkes Depok tengah mengadakan kegiatan penyuluhan keamanan pangan ke seluruh siswa agar dapat mempersempit peredaran makanan berbahan kimia.

Dari kegiatan yang diadakan di Sekolah Menengah Pertama (SMP) Al Muhajirin yang berlokasi di Jalan Nusantara Raya, Kecamatan Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat tersebut dimaksudkan agar para siswa mengetahui dan bisa membedakan makanan berbahaya atau tidak dengan melibatkan para siswa sebagai kadernya dilapangan.

Kepala Seksi BPOM Dinkes Depok, Sih Mahayanti dalam keterangannya mengenai perihal tersebut mengatakan bahwa, kegiatan tersebut sangatlah penting guna memperkecil ruang gerak para pengedar makanan berbahan kimia berbahaya sehingga kota Depok terbebas dari peredaran makanan tersebut.

Menurutnya bahwa untuk menjaga sekolah sekolah dari makanan berbahan kimia berbahaya diperlukan adanya kerjasama yang baik antara pemerintah dengan orangtua siswa, guru dan para siswa itu sendiri agar tetap melakukan pengecekan terhadap jenis makanan apapun guna mengurangi serta memberantas makanan berbahaya di kota Depok.

“Kami melibatkan setiap siswa untuk dijadikan sebagai kader kader kami di sekolah guna mengantisipasi adanya peredaran makanan berbahaya serta menularkan pengetahuannya kepada seluruh teman teman yang lainnya. Ini kami lakukan agar seluruh sekolah yang ada di wilayah kota Depok dapat mengerti dan dampak dari makanan berbahan kimia tidak layak konsumsi,” ujarnya.

Menurutnya, saat ini kebanyakan siswa sekolah yang biasa menyantap makanan jajanan disekolah saat ini hanyalah mengacu kepada nilai kenikmatannya saja tanpa memperhatikan kandungan gizi di dalamnya. Selain daripada itu siswa sekolah pun juga sangat jarang memperhatikan kehigienisan makanan tersebut. Oleh sebab itu pihaknya berupaya untuk menanamkam pemahaman dengan cara tersebut sehinnga siswa sekolah dapat lebih selektif lagi dan bisa memahami makanan mana yang baik untuk kesehatan.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)