Jelang Supercoppa Italia, Juventus VS Lazio, Juve Yang Banyak Kehilangan Pemain Dan Lazio Yang Tidak Ingin Kembali Kalah

Jelang Supercoppa Italia, Juventus VS Lazio, Juve Yang Banyak Kehilangan Pemain Dan Lazio Yang Tidak Ingin Kembali KalahHarianDepok.com – Olahraga – Sepakbola – Liga Italia,  Edisi ke-28 dari Supercoppa Italia akan dimainkan di Stadion Shanghai di Cina, laga akan mempertemukan juara Serie A, Juventus dan runner-up Coppa Italia, Lazio.

Kala berhdapan dengan Juventus, Lazio masih merasakan pahitnya kekalahan dari Juventus di final Coppa Italia lalu. Berjumpa lagi dengan sang musuh bebuyutan, ‘Si Elang’ ingin revans sekaligus hentikan rekor buruk.

Di pertandingan itu, Lazio kalah 1-2 yang berlanjut sampai babak tambahan waktu. Anak asuh Stefan Pioli itu beberapa kali nyaris menciptakan gol tambahan tapi beberapa kali justru menghantam mistar gawang.

Bek dari Lazio, Stefan De Vrij mengatakan kepada dello Sport,  “Kekalahan tidak layak yang kami terima di Coppa Italia masih terasa.”

“Waktunya sudah tiba untuk kami menghentikan laju negatif melawan Bianconeri: musim lalu kami kalah tiga kali berturut-turut, waktunya untuk mengubahnya.”

“Kami tiba di Shanghai tiga hari lebih awal dari mereka dan kami punya waktu lebih banyak untuk menyesuaikan diri. Ini bisa jadi keuntungan bagi kami,” sambung De Vrij.

Sedangan di kubu sang juara Beratahn Juventus, sedang tidak baik pasalnya mereka terus menderita kekalahan saat menjalani pertandingan uji coba.

Gianluigi Buffon membantah buruknya kiprah Bianconeri di sesi pra-musim dipicu masalah pemilihan formasi. Dia juga berbicara soal peluang timnya menuai kemenangan di ajang Supercoppa Italiana.

Kapten tim tersebut berbicara dalam konferensi pers menjelang laga melawan Lazio yang sedianya dihelat, Sabtu (8/8) di Stadion Shanghai, Tiongkok. Dalam lima pertandingan persahabatan, juara Serie A musim lalu itu takluk dua kali dan hanya mendulang sebiji kemenangan. Catatan itu bertambah buruk lantaran gawang mereka dibobol lawan lima kali. Menurut Buffon, penerapan formasi bukanlah biang kerok anjloknya performa tim.

“Bermain dengan tiga defender atau empat defender tak masalah. Faktor-faktor lainlah yang menentukan hasil akhirnya, bukan sistem permainan yang kami gunakan,” seru Buffon seperti dilansir Football Italia.

“Cuaca di Shanghai? Di Italia juga pernah panas, terutama di musim panas ini! Kami tahu bahwa persiapan di beberapa tempat mengharuskan banyak pengorbanan dan kami terbiasa akan hal itu,” tegasnya.

Kapten Bianconeri ini lantas menambahkan bahwa cuaca panas yang melanda Shanghai saat ini tak akan menjadi masalah bagi rekan-rekannya.

Pada saat ini Juve sendiri sudah berubah, Juventus kini telah ditinggalkan tiga pemain vitalnya yaitu Carlos Tevez, Andrea Pirlo, dan Arturo Vidal. Namun begitu, Juve tak lupa memperkuat diri dengan menggaet Mario Mandzukic, Paulo Dybala, dll.

[NandaRiskiawan]

Tags:
author

Author: 

Internet Marketers & Penulis Konten