Mayoritas Hasil Voting di Muktamar ke-33 NU Setuju Sistem Ahwa

Mayoritas Hasil Voting di Muktamar ke-33 NU Setuju Sistem Ahwa

foto : cnnindonesia.com

HarianDepok.com – Berita – Nasional , Nahdlatul Ulama (NU) telah melaksanakan Muktamar ke-33 yang digelar di Kabupaten Jombang, Jawa Timur, sudah memasuki hari penyelenggaraan ke-4 dengan melakukan agenda sidang Pleno II, untuk mengesahkan hasil sidang-sidang komisi.  Agenda utama hari ke-4 muktamar yaitu Pemilihan Rais Aam Ketua Umum Dewan Syuro dan Ketua Umum Tanfidziyah sebagai Pelaksana Pengurus Besar NU pada periode 2015-2020, yang telah dihelat pada (04/08/2015) malam.

KH Ma’shum Abrory selaku Rais Syuriah PCNU Pasawaran, Lampung menyatakan bahwa dari total 496 suara, sebagian besar Rois Syuriah semua daerah, sepakat untuk memakai sistem Ahlul Halli Wal Aqdi (Ahwa) dalam pemilihan Rais Aam. “?Hasil akhir voting Ahwa, memperoleh 252 suara yang setuju dengan Ahwa dan 235 suara menolak Ahwa dan 9 suara abstain. Jadi total suara Rais Syuriah adalah 496 Suara,” ucap Ma’shum, Selasa (04/08/2015) malam.

Ma’shum menegaskan jika voting yang dilaksanakan di forum Rais Syuriah dilakukan secara terbuka. Sehingga seluruh peserta mengetahui pilihan. “Sesuai dengan AD/ART. Jika bukan orang maka akan dilakukan dengan sistem voting terbuka. Namun jika pemilihan orang maka akan dilakukan secara sistem tertutup. Semua orang akan mengetahui siapa yang setuju Ahwa dan siapa yang tidak setuju dengan Ahwa,” tuturmya.

Forum Rais Syuriah menyepakati dengan mekanisme Ahwa. Kemudian hasil dari forum itu akan dibawa ke rapat pleno di alun-alun Jombang hari ini, Rabu (04/08/2015) pada pukul 08.00 WIB. “Tinggal besok hasilnya dibawa ke pleno. Tetapi pleno hanya menyetujui saja. Karena sudah dibahas di tingkatan Syuriah. Lalu setelah pleno juga akan dilakukan pemilihan Rois Aam dan Ketua Tanfidziah,” ungkap Ma’shum.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: