Stok Harga Sembako dan Sayur Mayur di Pasar Agung Depok Kembali Pulih

Stok Harga Sembako dan Sayur Mayur di Pasar Agung Depok Kembali Pulih

HarianDepok.com – Berita – Sukmajaya , Pasokan Sembilan Bahan Pokok (Sembako) untuk wilayah kota Depok usai hari raya Idul Fitri tahun ini terlihat di beberapa pasar yang ada sudah mulai kembali normal. Beberapa harga pangan pun juga sudah mulai kembali stabil. Terpantau di Pasar Agung, salah satu pasar tradisional di bilangan kota Depok yang saat ini stok sembako kebutuhan masyarakat sudah berangsur pulih.

Seperti yang diketahui bahwa pada saat menjelang bulan puasa dan hari raya Idul Fitri kemarin, harga sembako di wilayah kota Depok melonjak naik yang disebabkan oleh kurangnya pasokan dari distributor dan banyaknya permintaan masyarakat akan barang. Hal inilah yang menyebabkan tidak stabilnya harga sehingga terjadi fluktuasi di beberapa harga bahan pangan.

Beberapa bahan pangan yang pada beberapa waktu lalu sempat melonjak naik diantaranya, cabe merah keriting yang tembus hingga 100 ribu per kilonya dan harga daging sapi segar yang melonjak naik hingga 140 ribu rupiah per kilonya. Hal ini langsung disikapi oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Depok dengan memantau dan sidak langsung kelapangan guna mencegah timbulnya kenaikan harga yang diluar batas.

Nani Sumianti (38th), salah satu pedagang yang beroperasi di Pasar Agung, Depok mengaku bahwa ketersediaan stok pangan saat ini sudah berangsur kembali pulih seperti biasa. “Alhamdulillah mas, sekarang sudah kembali normal lagi, pasokan dari agen sudah banyak engga seperti bulan puasa kemarin,” tuturnya di Depok, Minggu (02/08/2015).

Selain pasokannya yang mulai stabil, Nani pun juga mengakui beberapa harga pangan pun juga sudah kembali pulih. Dikatakannya harga ayam per ekornya yang pada waktu lalu sempat mencapai Rp 45.000 per ekornya saat ini harganya sudah turun menjadi Rp 35.000 per ekornya. Tak hanya harga ayam saja, namun harga sayur sayuran seperti cabai rawit yang harganya Rp 55.000 per kilonya saat ini turun menjadi Rp 40.000 per kilo.

Menurutnya Nani bahwa saat ini harga sayur mayur dan kebutuhan pokok lainnya di Pasar Agung sudah tidak seperti bulan kemarin yang harganya naik hingga tembus mencapai 50 persen dari harga biasa. “Kondisi harga dan stok sekarang mah sudah mendingan. Kalo bulan kemarin saya cuma bisa nyetok sedikit karena harganya mahal, sekarang saya bisa nyetok seperti biasa lagi karena harganya sudah stabil,” katanya.

Menurut pengakuannya, semenjak harga sembako berangsur angsur pulih, ibu ibu saat ini sudah tidak berkeluh lagi, lantaran stok sembako yang sudah normal dan harga yang kembali turun yang menjadi penyebabnya. “Kemarin mah saya pusing dengerin yang belanja pada marah marah gara gara harga sembako yang naik. Kalo sekarang sudah engga banyak yang begitu karena semua harga sudah normal lagi,” tandasnya.(Izl)

[NurMungil/HD]

Tags:
author

Author: