Istri Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail Gagal Maju Ke Pilkada Depok! Inilah Penyebabnya

Istri Walikota Depok Nur Mahmudi Ismail Gagal Maju Ke Pilkada Depok! Inilah Penyebabnya

HarianDepok.com – Berita – Pilkada Depok 2015 , Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok dalam menyambut acara Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Depok yang akan sebentar lagi akan diselenggarakan pada bulan Desember mendatang serentak dengan Pilkada di kota yang lainnya di Indonesia, saat ini telah meresmikan calon kandidatnya yang akan melaju ke putaran pemilihan Walikota Depok nanti.

Beberapa nama pun sudah disebut sebut sebagai calon terkuatnya PKS yang diantaranya adalah, mantan Menteri Komunikasi dan Informatika, Tifatul Sembiring dan Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), Sohibul Iman. Nama istri Walikota Depok, Nur Mahmudi Ismail pun juga sempat masuk ke dalam bursa Calon Walikota Depok.

Meski dikabarkan nama istri Walikota Depok, Nur Azizah Tahmid masuk ke dalam bursa Calon Walikota Depok, namun PKS tidak akan mengusung nama Azizah sebagai kandidatnya untuk melaju ke putaran Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kota Depok pada 09 Desember mendatang.

Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kota Depok, Muhammad Suparyono dalam menanggapi hal tersebut mengatakan bahwa kandidat yang maju sebagai calon dari PKS bukanlah Nur Azizah, melainkan nama Wakil Walikota Depok Aktif, Abdul Idris Shomad lah yang dipercaya oleh PKS untuk dapat maju sebagai calon Walikota Depok periode 2016-2021.

Terpilihnya nama Idris Abdul Shomad sebagai kandidat dari PKS nanti, lebih disebabkan oleh terpenuhinya syarat syarat kelayakan calon pemimpin oleh Idris. Seperti yang diketahui bahwa Idris merupakan sosok yang berpengalaman dalam menangani kota Depok dan sudah tahu seluk beluk kota Depok luar dan dalam.

“Keputusan tersebut kami ambil dengan melalui mekanisme dan pertimbangan yang panjang di dewan pusat. Dan kami memilih pak Idris karena beliau sudah memenuhi syarat dan mempunyai elektabilitas yang tinggi,” ungkap Suparyoni di Depok, Rabu (29/07/2015).

Menurut pengakuannya nama Idris keluar menjadi kandidat terpilihnya PKS ketimbang Nur Azizah dikarenakan Azizah terganjal oleh persyaratan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang berisi tentang larangan bagi keluarga dari kepala daerah untuk maju dan menjadi calon walikota di Pilkada mendatang.

“Ibu Azizah selaku istri dari Walikota Depok aktif tidak diperbolehkan oleh undang undang untuk maju ke Pilkada, meskipun peraturan hal tersebut sudah dianulir oleh Mahkamah Konstitusi, namun waktu yang sudah tinggal sedikit ini membuat Ibu Azizah kehilangan kesempatan untuk maju,” terangnya.

Dari hasil rapat internal yang panjang dan pertimbangan dari seluruh dewan pengurus PKS, akhirnya nama Idris lah yang terpilih dan resmi menjadi calon dari PKS. Idris maju ke putaran Pilkada Depok mendatang dengan dipasangkan oleh partai koalisinya Gerindra yang mengangkat nama Pradi Supriatna yang akan bersama sama bertarung di Pilkada Depok Desember mendatang.(Izl)

foto : PKS POTO

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)