Para Petani di Depok Mulai Kesulitan Mendapatkan Air

Para Petani di Depok Mulai Kesulitan Mendapatkan Air

HarianDepok.com – Berita , Musim kemarau panjang di tahun ini banyak menyebabkan terjadinya kekeringan sumber mata air di beberapa kota termasuk kota Depok yang dimana pada daerah Kelurahan Rangkepan Jaya, sumber air sudah mulai mengalami penurunan kuantitasnya.

Hal ini sangat dikeluhkan oleh para petani yang saat ini mengaku telah mengalami kekeringan yang diakibatkan oleh musim kemarau yang panjang. Akibatnya, para petani yang ada di Kelurahan Rangkepan Jaya, Pancoran Mas, Depok, Jawa Barat ini terpaksa harus rela melihat hasil swasembada pangannya terancam gagal panen.

Saman, salah satu petani daerah tersebut yang merasakan dampak dari kemarau panjang di tahun ini mengaku bahwa sampai saat ini beberapa tanaman hasil pertaniannya sudah mulai mati akibat kekurangan asupan air setiap harinya. “Di musim kemarau saat ini, kami hanya bisa meratapi nasib saja melihat tanaman kami banyak yang mati, apalagi di lahan lahan yang kami garap tidak adanya pengairan irigasi,” tuturnya kepada rekan media dilapangan, Minggu (26/07/2015).

Dari lahan seluas 1.500 meter persegi yang digarapnya untuk dijadikan lahan bercocok tanam berbagai macam tanaman saat ini hanya tersisa tanaman kacang tanah saja dan singkong yang masih bertahan. Sedangkan beberapa tanaman yang lainnya seperti pohon pepaya, pisang sudah hampir mati akibat kekeringan.

Untuk mengantisipasi terjadinya kerugian yang lebih besar, Saman mengaku telah mengganti beberapa jenis tanamannya yang digantikannya dengan pohon singkong dan kacang yang menurutnya masih dapat bertahan di saat musim kemarau melanda daerahnya.

Tak hanya Saman saja yang merasakan kekeringan di lahan garapannya, Nur Bahri, seorang petani yang berasal dari RW 13 Kelurahan setempat pun juga mengalami hal yang serupa dimana pada beberapa tanamannya mengalami penurunan kualitas yang diakibatkan keringnya sumber air di daerahnya tersebut.

“Pohon hasil bercocok tanam kami saat ini sudah mengalami penurunan kualitas yang diakibatkan oleh kurangnya pasokan air karena kemarau panjang. Beberapa buah dari tanaman kami pun juga sudah mulai tidak sempurna dan tidak seranum pada tahun yang lalu. Di tahun ini, kami hanya bisa pasrah melihat hasil tanaman kami gagal panen,” keluhnya.

Bahri pun berharap kepada Pemerintah Kota (Pemkot) Depok untuk mau turun tangan dan melihat kondisi dilapangan agar dapat memberikan bantuan dan solusi untuk mengatasi hal tersebut.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: