Disdukcapil Kota Depok Prediksikan Peningkatan Jumlah Penduduk Usai Lebaran Tahun Ini

Disdukcapil Kota Depok Prediksikan Peningkatan Jumlah Penduduk Usai Lebaran Tahun Ini

HarianDepok.com – Berita , Upaya Pemerintah Kota (Pemkot) Depok dalam mencegah adanya lonjakan penduduk di kotanya, saat ini telah melakukan konsolidasi ke beberapa dinas terkaitnya untuk diupayakan agar pada arus balik mudik di tahun ini agar dilakukan operasi yustisi kembali.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok dalam menanggapi adanya lonjakan jumlah penduduk di wilayah kota Depok memperkirakan akan ada penambahan jumlah pendatang sebesar empat persen dari total jumlah penduduk kota Depok yang dimana pada saat ini jumlah penduduk warga kota Depok sudah menduduki angka dua juta jiwa.

Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Depok, Misbahul Munir mengatakan bahwa memang untuk adanya pertambahan penduduk di wilayahnya usai lebaran di tiap tahunnya akan tetap terjadi dan tak terhindarkan. Banyak yang beralasan bahwa pindahnya mereka dari desa ke kota ini dikarenakan untuk bersekolah dan mencari pekerjaan yang layak.

Untuk di tahun 2015 ini dirinya menuturkan kota Depok akan kebanjiran pendatang yang dikarenakan pada 09 Desember mendatang kota Depok akan memasuki kegiatan Pilkada yang akan serentak dilakukan di beberapa daerah di kota kota lainnya. Untuk mengantisipasinya pihaknya akan melakukan beberapa upaya yang diantaranya akan menjalankan kembali kegiatan operasi para pendatang di kompleks perumahan, apartemen dan di tempat yang lainnya.

“Kami dalam mengantisipasi adanya pedatang liar di wilayah kota Depok, akan melakukan beberapa operasi kependudukan yang akan dilakukan di perumahan, apartemen dan tempat lainnya yang biasa menjadi tujuan para pendatang,” ucapnya di Depok, Jum’at (24/07/2015).

Dalam penjelasannya, para penduduk desa yang datang dan memang resmi kedatangannya ke wilayah kota Depok berjumlah sekitar 100 hingga 200 jiwa per harinya. Ini diluar dari yang tidak resmi. Jika ditambahkan dengan yang datang secara tidak resmi, maka akan lebih banyak lagi. “Perharinya saja kami menghitung ada lebih dari 170 orang per harinya yang tercatat sebagai pendatang dengan tujuan resmi. Jika ditambahkan dengan yang tidak resmi bisa lebih banyak lagi,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Munir mengaku akan melakukan Operasi Yustisi ke seluruh wilayah kota Depok dalam waktu dua pekan kedepan usai hari raya Idul Fitri dengan menitikberatkan kepada kompleks perumahan, kontrakan, apartemen yang biasa dijadikan tempat persinggahan sementara para pendatang liar.

Untuk melakukan kegiatan tersebut pihaknya pun juga akan mengajak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) sebagai petugas pendamping eksekutor dan pengamannya dilapangan yang akan dilakukan di 33 titik lokasi rawan akan pedatang ilegal. Menurut keterangannya bahwa rata rata pedatang tersebut berasal dari Jawa dan Sumatera.

“Saat ini, kota Depok menjadi incaran para pendatang selain kota Jakarta, Bekasi dan Tanggerang. Karena lokasinya yang strategis menjadikan kota Depok sebagai tujuan utama para pendatang untuk mencari peruntungannya,” tandasnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)