Pemerintah Resmi Tunda Kenaikan Royalti Batu Bara

Pemerintah Resmi Tunda Kenaikan Royalti Batu Bara

HarianDepok.com – Bisnis , Kenaikan royalti batu bara yang sebelumnya di rencana oleh pemerintah pada perusahaan pemegang Izin Usaha Pertambangan (IUP) telah resmi ditunda. Keputusan ini dikeluarkan usai mempertimbangkan situasi komoditas batu bara yang sampai saat ini terus melemah. Seperti yang diungkapkan Sofyan Djalil selaku Menteri Koordinator Bidang Perekonomian pada Kamis (23/07/2015), ditundanya  rencana tersebut didasari oleh beberapa aspek.

Salah satu aspek yang mempengaruhi, yakni soal harga komoditas pasar. “Batu bara itu jatuh sekali. Akibat harga komoditas yang terus meurun, sehingga sejumlah tambang batu bara harus bekerja sangat marginal,” ujar Sofyan di kantornya, Jakarta. Ia mengatakan, untuk membantu sektor industri dan bisnis, pemerintah akan melakukan segala cara agar dapat mengurangi beban dalam kondisi sulit seperti saat ini.

Sebab itu, pemerintah akan mengambil langkah dengan menggelar insentif pajak untuk mengurangi beban yang dirasakan oleh industri. “Kita lihat dari sumber lain. Insentif pajak akan menjadi salah satu instrumen penting pemerintah di dalam kondisi ekonomi yang tidak terlalu bagus ini,” tuturnya. Meskipun terdapat rencana untuk menaikan royalti batu bara yang disebabkan oleh tingginya target Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) dari sektor pertambangan mineral dan batu bara.

Dalam APBNP 2015 menargetkan penerimaan dari sektor minerba harus meningkat menjadi Rp 52,2 triliun. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) baru-baru ini telah menetapkan HBA untuk bulan Juli 2015 mencapai hingga US$59,19 per ton atau lebih rendah 0,67 persen daripada HBA bulan Juni lalu yang sebesar US$59,59 per ton.

[ MuhammadKhotib/HD ]

Tags: