Pembantu di Depok Tipu Majikan Hingga 51 Juta Rupiah

Pembantu di Depok Tipu Majikan Hingga 51 Juta Rupiah

HarianDepok.com – Berita – Beji  , Masyarakat dihimbau agar lebih hati hati lagi dan waspada akan adanya tindakan kejahatan yang setiap saat selalu membayangi. Dengan berbekal adanya kesempatan, para pelaku akan terus melakukan aksinya hingga tercapai tujuannya dengan jalan apa saja meski harus melukai sang korban.

Tindakan kejahatan bukan hanya ada di empat tempat umum saja, namun tindak kejahatan akan tetap ada dimana saja selama ada kesempatan. Inilah yang harus diwaspadai agar jangan sampai kesempatan itu dimanfaatkan oleh oknum oknum yang tidak bertanggung jawab.

Baru baru ini, seorang Pembantu Rumah Tangga (PRT) yang bekerja di salah satu rumah dibilangan kota Depok ditangkap petugas, akibat telah melakukan tindakan kriminal yang membuat sang majikan tertipu hingga puluhan juta rupiah.

Musrini (34th) PRT asal Wonogiri sekaligus pelaku utama kasus penipuan ini ditangkap oleh petugas kepolisian setempat karena nekat melakukan penipuan yang merugikan majikannya hingga Rp.51 juta dengan modus berpura pura mengajak berinvestasi dalam suatu usaha.

Awal mula kejadian, Musrini yang tinggal tak jauh dari rumah majikannya di Jalan Kramat Jaya No.16 RT 09/012 Beji, Depok, Jawa Barat ini menawarkan sejumlah keuntungan kepada majikannya (Wahyuni) untuk melakukan kerjasama dalam sebuah bisnis yang direkayasanya. Ketika sang majikan yakin, barulah kesempatan itu dimanfaatkan Musrini untuk mendapatkan sejumlah uang dengan alasan modal.

Dengan sudah dikeluarkannya uang yang cukup besar oleh sang majikan sekian lama, Wahyuni pun menagih janji Musrini yang akan memberikan modalnya kembali beserta keuntungannya. Bukannya untung yang didapat, malah janji janji saja yang terus diberikan kepadanya. Merasa curiga dengan ulah Musrini, Wahyuni pun langsung melaporkan kejadian tersebut kepada polisi.

Setelah mendapatkan keterangan dan penjelasan dari sang korban, petugas akhirnya langsung bergerak dan menangkap si pelaku. Saat pelaku ditangkap, dirinya mengaku bahwa hal itu sengaja dilakukannya karena dirinya punya banyak hutang dan kebutuhan yang harus dipenuhi.

Kanit Reskrim Polsek Beji, AKP Syah Johan dalam keterangannya mengenai hal tersebut mengatakan, modus si pelaku ini mengajak kerjasama majikan untuk menjalankan suatu bisnis dengan sistem penanaman modal dan si pelaku sebagai penggeraknya. “Modusnya bekerja sama, namun setelah jatuh tempo hasil keuntungannya tidak ada hanya janji saja yang didapat,” pungkasnya, Senin (13/07/2015).

Johan mengatakan, pada saat penangkapan si pelaku awalnya berhasil kabur kontrakannya, namun karena informasi yang didapatnya dilapangan akhirnya si pelaku berhasil tertangkap juga pada Jum’at (10/07/2015). “Ya pelaku semlat kabur dari kontrakannya, namun kami berhasil menangkapnya,” katanya.

Dari hasil penyelidikan petugas dilapangan, didapati beberapa barang bukti berupa 15 lembar kwitansi penyerahan uang. Pelaku dijerat dengan Undang Undang tindak pidana penipuan dengan masa kurungan minimal lima tahun penjara.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)