Polresta Depok, Bubarkan Paksa ‘Sahur On The Road’ di Wilayahnya

Polresta Depok, Bubarkan Paksa 'Sahur On The Road' di Wilayahnya

HarianDepok.com – Berita – Margonda Raya , Polresta Depok untuk mengantisipasi adanya gangguan pada saat bulan suci ramadhan, saat ini tengah melakukan kegiatan pengamanan ke berbagai lokasi yang dianggap sebagai titik rawan aksi kejahatan dan kriminal lainnya.

Guna mensukseskan hal tersebut, Polresta Depok telah mengerahkan sedikitnya 700 personil yang terdiri dari beberapa kesatuan. Beberapa kesatuan yang dilibatkan untuk mengamankan bulan ramadhan hingga lebaran nanti diantaranya adalah, kesatuan reserse, lalu lintas dan patroli.

Seluruh personil tersebut nantinya akan difokuskan kepada pengamanan wilayah terhadap tindak kejahatan, narkoba, aksi tawuran, barang ilegal dan teror. Meski demikian, guna memperketat keamanan diwilayahnya, Polresta Depok pun mengajak serta TNI untuk berpartisipasi dalam rangka pengamanan tersebut dan dinamakan sebagai ‘Operasi Ketupat Jaya’.

Dalam operasi yang digelarnya pada Minggu (12/07/2015) dini hari, petugas berhasil membubarkan satu rombongan Sahur On The Road (SOTR) asal Jakarta bernama TIRAM yang melintasi Jalan Margonda Raya, Depok, Jawa Barat. Hal tersebut sengaja dilakukan oleh petugas dikarenakan pada acara SOTR tersebut dianggap telah mengganggu ketertiban umum.

Kapolresta Depok, AKBP Dwiyono dalam keterangannya mengenai hal tersebut mengatakan, kegiatan SOTR yang dilakukan oleh TIRAM dianggapnya sebagai pelanggaran hukum dan menganggu ketertiban umum sehingga perlu diberikan tindakan tegas berupa pembubaran paksa.

“Kegiatan yang dilakukan mereka bukanlah berfokus kepada SOTR yang biasanya membagi bagikan makanan, namun aksi yang mereka lakukan ini lebih kepada ajang eksistensi kelompok mereka saja bukan kepada kegiatan sosial. Oleh sebab itu, kami langsung menindak mereka dengan cata pembubaran paksa dengan landasan mengganggu ketertiban umum,” terangnya di Depok, Minggu (12/07/2015).

Tak hanya itu saja, pada operasi yang digelarnya bersama TNI ini telah berhasil mengamankan 86 botol minuman keras yang didapat di beberapa titik lokasi target operasi.  Di lain wilayah, tim khusus Jaguar Polresta Depok pun juga telah berhasil membubarkan sekelompok pemuda yang tengah melakukan aksi tawurn di Cimanggis, Depok. Dalam pembubaran paksa tawuran tersebut, petugas berhasil mengamankan beberapa senjata tajam berupa gir motor, pisau dan tongkat kayu pemukul.

“Semua pengedar minuman keras ilegal telah kami data dan kami berikan sanksi tindak pidana ringan. Dan untuk aksi tawuran yang terjadi di Cimanggis, kami dapat lerai dan berhasil mengamankan beberapa senjata tajam,” katanya.

Dwiyono pun juga mengaku akan terus melakukan kegiatan Operasi Gabungan tersebut sampai lebaran yang dimaksudkan untuk menjaga dan mengamankan wilayah kota Depok dari berbagai kegiatan yang bisa merusak dan merugikan orang banyak.

“Operasi akan terus kami lakukan dengan bekerjasama dengan TNI dan perangkat keamanan lainnya sebagai salah satu tindakan preventif kami untuk mencegah adanya kegiatan ilegal dan melanggar hukum di seluruh wilayah kota Depok,” tandasnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)