Seorang Polisi Brimob Dikeroyok Orang Tak Dikenal di Depok

Berita Kriminal Depok, Pengeroyokan Brimob, Pengeroyokan Di Pasar Agung

HarianDepok.com – Berita – Sukmajaya , Seorang petugas Kepolisian dari kesatuan Brigadir mobil Polda Metro Jaya Den Pelopor, Bharada E ditemukan rebah dengan tanah bercampur darah akibat dikeroyok oleh sekelompok orang tak dikenal. Diketahui bahwa kejadian tersebut terjadi pada hari Jum’at (10/07/2015) di wilayah Pasar Agung, Sukmajaya, Depok, Jawa barat.

Dari informasi yang didapat bahwa, kejadian tersebut bermula dari dipepetnya si korban oleh sekelompok orang yang menggunakan tiga motor, merasa tidak mempunyai masalah apa apa, si korban langsung menegurnya. Entah bagaimana cerita selanjutnya, tiba tiba salah seorang dari kelompok tersebut langsung mengeluarkan kata kata yang tidak enak didengar.

Setelah para pelaku puas mencaci dan memaki si korban, si pelaku juga nekat mengeroyoknya dengan hantaman dan tendangan bertubi tubi, si korban yang melihat dirinya dikeroyok begitu rupa langsung memberikan perlawanan. Namun karena jumlah yang tidak sebanding, akhirnya si korban babak belur tak karuan.

Setelah puas melihat korban tak berdaya, para pelaku langsung melarikan diri dengan motornya dengan cepat. Korban yang ditemukan warga pada saat itu langsung dilarikan kerumah sakit terdekat guna diberikan pertolongan medis.

Kapolsek Sukmajaya, Depok, Komisaris Bambang Hari Wibowo saat dikonfirmasi mengenai adanya pengeroyokan terhadap salah satu anggota polisi tersebut mengatakan, saat ini kasusnya sudah dilimpahkan ke Polresta Depok. “Kasusnya sudah ditangani oleh pihak Polresta Depok, untuk informasi lebih lanjut, silakan teman teman wartawan langsung kesana,” tuturnya

Di lain pihak, Kasat Reskrim Polresta Depok, Komisaris Teguh Nugroho saat dihubungi media mengaku, bahwa kasus tersebut masih dalam penyelidikannya. “Saat ini kasus tersebut masih dalam penyelidikan kami. Jika memang penyelidikan telah usai, kami akan memberikan pernyataan resmi kepada rekan rekan. Namun sampai saat ini, kami belum bisa berkomentar lebih jauh,” tuturnya.(Izl)

[MuhammadKhotib/HD]

Tags: