Kuota PPDB Siswa Miskin di Kota Depok, Rentan Dimanfaatkan Oleh Oknum Nakal

Kuota PPDB Siswa Miskin di Kota Depok, Rentan Dimanfaatkan Oleh Oknum Nakal

HarianDepok.com – Berita , Banyaknya orangtua murid yang memaksa anaknya yang tidak memenuhi syarat untuk bersekolah di kota Depok saat ini, menjadi hal yang sangat rentan akan adanya siswa titipan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) melalui jalur bina lingkungan atau biasa dikenal dengan jatah siswa yang kurang mampu.

Kuota PPDB sebanyak 20 persen untuk siswa kurang mampu ini diduga sering dimanfaatkan oleh segelintir orang untuk dapat memasukan anaknya bersekolah yang belum memenuhi syarat yang telah ditentukan oleh Dinas Pendidikan (Dinkes) Kota Depok.

Ketua PPDB kota Depok, Tatik Wijayanti dalam tanggapannya mengenai hal tersebut mengatakan bahwa, untuk sistem pendaftaran PPDB di kota Depok saat ini adalah dengan menggunakan sistem online. Jadi untuk adanya kejadian seperti pemanfaatan kuota siswa kurang mampu oleh beberapa oknum tersebut sangatlah tidak mungkin.

“Sistemnya sudah online dan terintegrasi dengan Dinas Pendidikan Kota Depok, dengan begitu siswa yang memanfaatkan hal tersebut langsung ketahuan oleh panitia. Jika memang ada, maka secara otomatis calon siswa tersebut akan digugurkan dari PPDB,” tegasnya di Depok, Rabu (08/07/2015).

Menurut keterangannya, meski sudah diperketat oleh adanya sistem penerimaan siswa dengan menggunakan PPDB online, namun masih banyak orangtua siswa yang memaksa untuk dapat mendaftarkan anaknya bersekolah di sekolah sekolah favorit yang ada di kota Depok.

Oleh sebab itu, sistem PPDB online yang sudah diterapkan ini nantinya, diharapkan bisa mencegah adanya kasus penitipan anak dengan menggunakan jalur jatah siswa kurang mampu. Dengan adanya sistem yang terintegrasi ini, kemungkinan untuk memanipulasi data sangatlah sulit.

“Memang saya akui banyak sekali oknum yang memaksa untuk mendaftarkan anaknya yang tidak lulus dalam uji kelayakannya dengan memaksa minta diloloskan agar bisa bersekolah di sekolah terbaik di kota Depok. Namun hal ini betul betul saya akan tolak, karena sudah menyalahi aturan. Jika memang saya terbukti melanggar, saya siap untuk dipecat dari jabatan saya,” tuturnya.

Untuk mengantisipasi hal tersebut, Tatik mengatakan bahwa saat ini pihaknya sudah membentuk satu tim yang akan dikhususkan untuk mengawasi jalannya pendaftaran siswa kurang mampu. Karena hal tersebut sangatlah rentan akan terjadinya penyalahgunaan oleh beberapa oknum nakal yang memanfaatkan kuota tersebut demi bisa bersekolah di sekolah favorit.

“Jalur ini kan hanya diperuntukkan bagi siswa yang tidak mampu, jika memang ketahuan ada kejadian penyalahgunaan kuota tersebut, jangan salahkan kami jika kami akan membawa hal tersebut ke jalur hukum,” tandasnya.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)