Polresta Depok Berhasil Tangkap Para pelaku Penipu Berkedok Jual Beli tanah

Polresta Depok Berhasil Tangkap Para pelaku Penipu Berkedok Jual Beli tanah

HarianDepok.com – Berita , Upaya pihak Kepolisian kota Depok dalam memberantas para pelaku kejahatan di wilayah hukumnya masih terus dilakukan. Dengan memberdayakan seluruh perangkat yang ada, pihaknya secara terus menerus melakukan pengamanan dan pengawasan di berbagai lokasi di kota Depok.

Dengan dikerahkannya tenaga tenaga handal tersebut, kini Polresta Depok berhasil membekuk kembali pelaku sindikat penipuan yang bermodus jual beli tanah palsu yang kerap melakukan aksinya di wilayah kota Depok.

Kapolresta Depok, AKBP Dwiyono dalam menanggapi kasus penipuan bermodus jual beli tanah tersebut mengatakan bahwa kegiatan penipuan para pelaku ini dilakukan cukup profesional dalam menjalankan aksinya ke beberapa wilayah yang ada di kota Depok.

Awalnya, para pelaku dalam melakukan aksinya tersebut sengaja mengiklankan beberapa lokasi tanah ke beberapa media untuk memancing para korban. Setelah berhasil, mereka langsung melakukan pertemuan untuk mengecek lokasi tanah palsu yang akan dijual.

“Mereka melakukan aksinya seolah olah mereka adalah si pemilik tanah dengan bermaksud menjualnya kepada si korban, setelah terjadi pertemuan dan kesepakatan, pelaku langsung beraksi dengan menjual sebidang tanah tersebut melalui rekan rekannya yang sebelumnya sudah direncanakan,” terangnya saat di Mapolresta Depok, Selasa (07/07/2015).

Untuk lebih meyakinkan sang korban, si pelaku telah merekayasa surat surat tanah yang sudah dibuat menyerupai aslinya. Setelah korban yakin bahwa surat tanah memang ada maka terjadilah transaksi. Setelah menerima pembayaran dari korban, para pelaku langsung menghilang melarikan diri. “Setelah dapat uang, para pelaku langsung melarikan diri dan menonaktifkan semua nomor ponsel mereka,” tuturnya.

Dalam menjalankan aksi penipuan berkedok jual beli tanah ini, para pelaku dapat meraup keuntungan hingga miliaran rupiah dengan masing masing pelaku mendapatkan Rp 20 juta di tiap aksinya. “Setelah sukses mengelabui si korban, uang hasil penipuan tersebut dibawa lari dengan pembagian per kepalanya  sebesar Rp 20 juta,” katanya.

Dalam penangkapan sindikat penipuan tersebut, pihak kepolisian kora Depok berhasil mengamankan empat dari enam orang pelaku. Dua pelaku lainnya berhasil kabur dari kejaran petugas. Hingga kini kedua orang tersebut telah menjadi Daftar Pencarian Orang (DPO) pihak kepolisian.

Hingga kini empat pelaku tersebut masih dalam penyelidikan petugas guna dilakukan pengembangan. Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya, mereka dijerat dengan pasal berlapis yang diantaranya pasal 378 Jo, pasal 55 ayat (1) dan pasal 263 KUHP dengan ancaman hukuman kurungan penjara lima tahun.(Izl)

[EniGayoe/HD]

Tags:
author

Author: 

Penulis Konten - Author Di Harian Depok