Hiswana Migas Depok Minta Pemkot Depok Segera Ajukan Penambahan Stok Gas Elpiji 3 kg

Hiswana Migas Depok Minta Pemkot Depok Segera Ajukan Penambahan Stok Gas Elpiji 3 kg

HarianDepok.com – Berita , Guna mengantisipasi terjadinya kelangkaan Bahan Bakar Gas (BBG) sampai menjelang Hari Raya Idul Fitri tahun 2015 ini, Himounan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi (Hiswana Migas) kota Depok meminta kepada pemerintah Kota Depok untuk turun tangan dalam mengantisipasi terjadinya kelangkaan gas di kota Depok.

Dalam permintaannya tersebut, Hiswana Migas mengharapkan agar pemerintah kota Depok untuk dapat segera melakukan pengajuan penambahan stok BBG khususnya elpigi 3 kilogram bersubsidi. Hal ini dimaksudkan untuk mengantisipasi bertambahnya permintaan saat menjelang hari raya.

Ketua Hiswana Migas kota Depok, Athar Susanto mengatakan jika adanya indikasi yang bisa mengakibatkan kurangnya stok gas BBG, pemeritah Depok bisa mengajukan penambahan untuk dapat menutupi kekurangan BBG sampai hari raya tiba. “Pemkot Depok bisa mengajukan penambahan stok gas guna menutupi kurangnya stok pada saat lebaran,” terangnya di Depok, Minggu (28/06/2015).

Dari keterangannya bahwa jumlah ketersediaan stok elpiji pada bulan Juni berjumlah 1,4 juta tabung. Jika adanya permintaan penambahan cadangan stok oleh pemerintah kota Depok, maka stok cadangan untuk mengantisipasi terjadinya kekurangan pada saat lebaran menjadi 2 juta tabung.

Permintaan penambahan stok elpiji oleh Hiswana Migas kepada pemerintah kota Depok tersebut didasari oleh sulitnya memprediksi kebutuhan elpiji di usaha mikro yang biasanya menjamur saat bulan puasa tiba.

“Permintaan ini kami lakukan semata mata demi mengamankan kebutuhan elpiji sampai hari raya tiba. Usaha mikro yang biasa menjamur saat bulan puasa menjadi faktor tersulit untuk diprediksikan jumlah kebutuhannya. Oleh sebab itu, kami berpendapat bahwa kota Depok memerlukan penambahan stok agar tidak terjadi kelangkaan saat menjelang lebaran nanti,” terangnya.

Kepala Bidang Perdagangan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) kota Depok, Martin mengaku, hingga kini ketersediaan stok elpiji 3 kilogram masih cukup sampai menjelang lebaran nanti. “Ini harus diperhatikan dulu, apakah kota Depok kekurangan stok gas atau distribusinya saja yang lambat. Ini perlu digaris bawahi,” ujarnya.

Dari keterangannya, bahwa di kota Depok sendiri peristiwa kelangkaan gas elpiji tidaklah terlihat, namun ia mengakui bahwa adanya keterlambatan dalam pelaksanaan pendistribusiannya. Dirinya pun menghimbau kepada seluruh agen pemasok gas untuk tidak menimbun barangnya dan segera memasoknya ke seluruh pedagang sehingga masyarakat tidak khawatir akan terjadinya kelangkaan gas di Depok.(Izl)

[AndriIdaman/HD]

Tags:
author

Author: 

"Sesempurna apa pun kopi yang kamu buat, kopi tetap kopi, punya sisi pahit yang tak mungkin kamu sembunyikan.” (Internet Marketers & Publisher)